Oknum Angota DPDR Malut Kembali Diperiksa

Editor: brindonews.com


Kantor Ditreskrimsus Polda Malut 

TERNATE,BRN - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut). Penyidik kembali melakukan pemeriksaan terhadap oknum tersangka anggota DPRD Malut Amin Drakel. Pemeriksaan tersebut berlangsung di ruang cyber crime Ditreskrimsus Polda Malut selama 4 jam yakni dari pukul 10:00 WIT hingga pukul 13 : 30 WIT. Senin, (31/8/2020)

" Atas kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah melalui Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kabid Humas Polda Malut AKBP Adip Rojikan mengaku, tadi Amin Drakel sudah memberikan keterangan sebagai tersangka oleh penyidik. Adip menunturkan, walaupun di aturanya begitu,syarat penahanan dapat dilakukan ketika syarat formilnya terpenuhi, salah satunya adalah ketika ancaman dibawah 5 tahun dan tidak masuk dalam pasal pengecualian.

"Ancaman dibawah 5 tahun tapi dapat dilakukan penahanan karena masuk dalam pasal pengecualian,"katanya.

Sementara itu Penasehat Hukum (PH) AD, Rahim Yasin menagatakan,dirinya mendampinggi Amin Drakel yang berstatus sebagai. Apakah dalam tersangka ini menyelesaikan kesini dan lebih memperhatikan hak-hak tersangka."

“ Kami sudah sampaikan ke Klien kami, untuk tetap koperatif, kopratif untuk kepentingan penyidikan, dan itu sudah dilakukan demi menghormati system  hukum di Indonesia.”

Sekedar diketahui, AD yang juga anggota DPRD Malut itu dilaporkan pada 9 April 2020 oleh Hi. Fayakun atas perkara dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah melalui Informasi dan Transaksi Elektronik (tex/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini