Kejati Malut Terus Dalami Dugaan Proyek Fiktif di Halsel

Editor: brindonews.com
Kantor Kejati Malut


TERNATE,BRN - Tim Penyidik Bidang Intelejen Kejaksaan Tinggi (Kejati) malut terus mendalami pembangunan proyek jalan yang diduga fiktif di Desa Bibinoi, Kacamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). 

Proyek ini setelah  menjadi temuan lapangan anggota DPRD Halsel Gufran dan Muhtar Sumaila saat menindaklanjuti  Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bupati Halsel Tahun 2019 yang dianggap fiktif dikerjakan terutama proyek alun-alun Desa Bibinoi sehingga diadukan ke Kejati Malut.

Sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Raykat (PUPR) Halsel Ali Dano Hasan  dan Kepala Bidang Bina Marga PUPR Halsel Walid Syukur sduah diundang oleh tim penyidik Intelejen untuk dimintai klarifikasi.  Klarifikasi itu sebatas pengumpulan bahan keterangan dan data untuk mendalami unsur perbuatan malawan hukum  sehingga pada Senin (10/8) kemarin sebanyak 3 orang juga dimintai keterangan.

“Untuk proyek alun-alun di Desa Bibinoi Kabupaten Halsel  pada Senin kemarin ada tiga orang yang diundang oleh tim penyidik untuk dimintai klarifikasi,” kata Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga dikonfirmasi,  Selasa (11/8/2020).

Kata dia, kendati demikian, corong Adhyaksa ini tidak mengetahui  secara persis identitas tiga orang tersebut serta kronologis pokok persoalan permintaan klarifikasi tersebut. Hanya saja , Richard menambahkan agenda perimintaan klarifikasi kepada orang-orang yang mengetahui  tentang dugaan kasus itu masih berjalan selama tim penyidik meminta.

“Jika masih diminta tim penyidik melayangkan undangan klarifikasi kepada orang-orang bersangkutan dalam aduan laporan itu maka sepanjang itu tetap kita dilakukan,” tandasnya menghiri. (Tam/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini