GCW Malut Bakal Laporkan Kasus Embung Makean Ke Kejati Malut

Editor: brindonews.com
Foto ilustrasi uang tunai

TERNATE,BRN- Gamalama Coruptions Whatc berjanji dalam waktu dekat melaporkan kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Embung Pulau Makean, yang dikerjakan Balai Wilayah Sungai (BWS) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut.

Koordinator GCW Malut Muhiddin kepada media ini, Selasa (19/8/2020) mengatakan, Proyek pekerjaan embung pulau makean tahun 2016 yang menelan anggaran seniali Rp 10 miliar lebih itu tidak sesuai dengan progres pekerjaan. Bahkan kasus ini sudah pernah dilaporkan ke kejaksaan.

" Kasus itu sudah pernah di laporkan oleh beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tahun 2017, akan tetapi hingga saat ini belum ada hasil".

Perlu diketahui sumber anggaran proyek ini dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan pejabat Pembuat Komitmen (PPK) perencanaan atas nama Idhar.

Kata dia, kasus dugaan korupsi proyek tersebut perna di sampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi melalui aksi yang dilakukan oleh Aliansi Pergerakan Pemuda Indonesia (APPI) di Jakarta.

Lanjut dia, kasus ini yang bertanggungjawab itu PPK perencanaan, sebab proyek yang menghabiskan miliaran rupiah ini tidak di nikmati oleh masyarakat. Olehnya itu secara kelembagaan GCW Malut akan melaporkan kembali ke Kejati malut, bila perlu laporan ini langsung ke KPK.

PPK Perencanaan BWS Malut Idhar kepada wartawan mengatakan, kasus embung makean sudah banyak di klarifikasi dan kalau ingin di klarifikasi kembali silahkan tanya ke PPK yang sebelumnya menangani proyek tersebut.

Menuturnya, kasus embung makean itu  sudah di sampikan ke LSM dan media yang pernah memberitakan. Saat ini semua pejabat yang menangani proyek tersebut sudah pinda tugas di luar Maluku Utara. Olehnya itu kalau ingin mendapatkan hasil klarifikasi kembali silahkan berhubungan dengan PPK yang baru untuk menjelaskan secara teknis. Bahkan sudah berulang kali tik BWS sudah meng kroscek langsung di lapangan. (tim/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini