Direktorat Reserse Narkoba Polda Malut Amankan 13 Tersangka Kasus Narkoba

Editor: brindonews.com
Foto : Pres Confres Hasil Penangkapan Terasangka Kasus Narkoba  


TERNATE,BRN - Kepolisian Daerah Polda Malut, melalui Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku Utara selalu intens membrantas penyalagunaan narkoba di wilayah malut. Buktinya dalam kurung enam pekan, polisi berhasul mengungkap 11 kasus dengan jumlah tersangka 13 orang.

Sementara barang bukti yang berhasil di sita  terdiri dari narkoba jenis sabu 5,92 gram, ganja 20,84 gram dan gorila 4,94 gram. Dengan itu  semua pelaku dijerat dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba.

Dalam konferensi pers di Mapolda Malut, Rabu (5/8/2020), tersangka ini tidak ada yang residivis. Mereka semua pemain baru, kata Kabid Humas Polda Malut AKBP Adib Rojikan yang didampingi KBO Ditresnarkoba, AKP Azis Ibrahim Muammar.

" Dari 13 tersangka, 4 orang diantaranya berstatus mahasiswa di beberapa perguruan tinggi Malut. Mereka adalah MS alias Mon (25) sebagai pengedar, FHJ alias Oces (23) sebagai pengguna, MIB alias Ifan (25) sebagai pengguna, dan MK alias Harun (25) sebagai pengedar."

Adip mengungkapkan, tersangka pertama yang diamankan yakni ZA alias Jul (30), wiraswasta pada 19 Juni 2020 pukul 01.00 WIT depan Dealer Yamaha Kelurahan Bastiong, Ternate Selatan dengan barang bukti berupa satu sachet kecil warna bening berisi narkotika jenis sabu seberat 0,28 gram.
Selanjutnya, petugas menangkap MS alias Mon yang tak lain dari Mahasiswa itu ditangkap bersama rekannya J alias Jul, di depan Rutan kelas IIB Ternate pada 19 Juni 2020 sekitar pukul 20.30 WIT, dengan barang bukti 10 sachet kecil narkotika jenis ganja.

Kedua tersangka ini diketahui merupakan jaringan dari salah satu napi kasus narkoba di Lapas kelas IIA Ternate berinsial R. Napi itu diketahui berhubungan komunikasi dengan tersangka J alias Jul,” ungkapnya.

Yang bersangkutan sudah 2 tahun jalani pidana penjara, dan pihak kepolisian sudah koordinasi dengan pihak Lapas dalam setiap pengungkapan kasus yang mengarah ke Lapas,” tambah Azis.
Sementara tersangka lainya yakni AAM alias Angga (26) pada 24 Juni 2020 di depan Toko Alfamidi Kelurahan Kayu Merah, Ternate Selatan, dengan barang bukti dua sachet plastik kecil warna bening berisi sabu.  Kemudian IS alias Is (20) yang ditangkap di depan kantor jasa pengiriman J&T Kelurahan Stadion Ternate dengan barang bukti satu sachet sedang bening berisi tembakau gorila.

Selanjutnya, RK alias Saldi (23) pengangguran dan FHJ alias Oces (23) mahasiswa. Keduanya ditangkap pada 11 Juli 2020 di rumah RK alias di Kelurahan Maliaro dengan BB tiga sachet kecil ganja.

“Berikutnya tersangka MIB alias Ifan mahasiswa ditangkap pada 15 Juli 2020 pukul 22.30 WIT di samping masjid Al-Islah Kelurahan Salahudin dengan BB dua sachet kecil ganja, satu ampel ganja seberat,” ,” ungkap Adib.

Kemudian tersangka NR alias Rahmat barang bukti satu sachet plastik bening berisi sabu seberat. MK alias Harun (25) mahasiswa ditangkap pada 23 Juli 2020 di dalam gedung CV. Reza Perkasa di Kelurahan Gambesi. BB tiga sachet plastik kecil bening berisi sabu.

RSI alias Uto (29) ditangkap pada 23 Juli 2020 di Kelurahan Tubo, Ternate Utara. BB lima sachet kecil ganja, dan satu linting ganja. MRSA alias Eza (27) ditangkap pada 24 Juli 2020 di kos-kosan Kelurahan Mangga Dua dengan BB 13 sachet kecil berisi sabu.

I alias Ifan (33) ditangkap pada 29 Juli 2020 di depan tempat cuci mobil samping hotel Emerald dengan barang bukti satu sachet plastik bening sabu. Tendasnya, (Tex/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini