Komisi IV Deprov Dorong Perda Kekerasaan Terhadap Perempuan dan Anak

Editor: brindonews.com
Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Abdul Malik Sillia
SOFIFI, BRN - Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) akhirnya bersepakat untuk mempercepat Peraturan Daerah (Perda) tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal itu disampaikan dalam rapat kerja dengan beberapa Dinas Provinsi di Kantor DPRD Malut Pada Selasa, (14/7/2020).

Anggota Komisi IV DPRD Malut Abdul Malik Sillia kepada wartawan mengatakan, karena selama ini belum memiliki Perda untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, olehnya itu kami bersepakat dengan DP3A Malut untuk mendorong percepatan Perda tersebut. Berdasarkan lampiran dari DP3A dengan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak setiap tahun grafiknya terus meningkat, dan itu  wajib memilki regulasi untuk membeck up, DP3A.

Menurutnya, DP3A harus mengupdate atau membuat data base dengan data yang akurat, sehingga dapat diketahui setiap tahun berapa jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. " Ada keluhan dari kaum perempuan dan pengaduan masyarakat tentang kekerasan terhadap anak-anak, ini dapat didorong secepatnya.

Politisi PKB ini mengatakan,  bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Maluku Utara. 

Kondisi ini tentunya perlu menjadi perhatian kita bersama, karena sesungguhnya Pemerintah Daerah telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Bung Malik sapaan akrbanya mengatakan, dalam pertemuan tersebut juga direspon baik oleh Dinas P3A dan itu sudah dilakukan persiapan. Bahkan, direncanakan akan berkantor di sofifi agar setiap pengaduan dari masyarakat dapat diterima, (han/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini