Kejati Malut Periksa Kabid Bina Marga PUPR Halsel

Editor: brindonews.com
Kantor Kejati Malut


TERNATE,BRN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara tidak tinggal diam dalam mengusut tuntas kasus dugaan proyek jalan Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupate Halmahera Selatan (Halsel) bermasalah.  Buktinya satu per satu saksi mulai di panggil Kejati Malut mulai diperiksa

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Halsel Walid Syukur kepada media ini mengatakan, usai memberi klarifkasi ke penyidik terkait hasil monitoring dua angoa dprd yang mengatakan, bahwa proyek tersebut fiktif itu bohong, sebab proyek tersebut benar-benar ada, bahkan dokumentasi juga lengkap.

Kata dia, pemeriksaan berlangsung sejak pukul 13.00-16.00 Wit oleh penyidik inteljen kejati Malut guna menidaklanjuti temuan anggota DPRD Halsel melalu Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bupati pada Tahun 2019. Sebelumnya kasus tersebut pernah dilaporkan oleh LSM LPP Tipikor Malut.  Karena itu, pada Senin (20/7), kemarin penyidik intelejen Kejaksaan Tinggi Kejati Malut memeriksa Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halsel Ali Dano Hasan.

Proyek itu diduga ada unsur tindak pidana korupsi pekerjaan irigasi dan pengadaan lampu penerangan jalan dan irigasi dan pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) Pembangkit listrik Tenaga Surya (PLTS) senilai Rp.2,709.286.155,00 miliar. Juga ada pekerjaan jalan hotmix Labuha- Panamboang, Jalan Sayoang-Bori, Jalan Silang Wayaua-Kobong dan Jalan Samo Lalobi dengan total dugaan kerugiaan senilai Rp.1.061.955.993.

Juru bicara Kejati Malut, Richard Sinaga saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kedatangan Kabid Bina Marga PUPR Halsel tersebut.“ Iya, memang benar yang bersangkutan diundang  untuk dimintai keterangan tambahan,".

Menurut Richard, permintaan keterangan klarifikasi itu tidak berlangsung lama. Dia memastikan akan kembali melakukan pemanggilan untuk memperdalam materil penyelidikan.“ Nanti kami akan panggil kembali,” singkatnya. (tim/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini