Satgas Dolik Karantina Sembilan Warga Seram

Editor: brindonews.com
Ilustrasi
LABUHA, BRN - Tim Satuan Tugas atau Satgas Penaganan Covid-19 Desa Dolik, Gane Barat Utara, Halmahera Selatan, Maluku Utara, mengarantina sembilan warga Pulau Seram, Maluku. Ikhwal itu dilakukan untuk menyetop persebaran virus yang yang menyerang sistem pernapasan manusia tersebut.

Ketua Tim Satgas Penaganan Covid-19 Desa Dolik, Iswadi Ishak menyebutkan, kesembilan warga Pulau Seram yang di karantina ini punya riwayat perjalanan Provinsi Maluku Utara. Mereka menyberang dari
daerah asal menuju Dolik menggunakan bodi jonson pada Rabu 3 Juni 2020 kemarin.

“Setibanya di Dolik, kesembilan warga ini langsung menandatangani surat pernyataan bersedia di karantina selama 14 hari,” ucap Iswadi, Kamis (5/6).

Iswadi menyatakan, surat pernyataan bersedia di karantina selama 14 hari itu sifat patuh. Tidak diperbolehkan berinteraksi dengan warga setempat dan atau melakukan kontak selama masa karantina atau sebelum melewati masa inkubasi 14 hari.

“Apabila mereka lalai dalam pernyataan karantina, misalnya keluar rumah untuk kontak dengan warga atau berkeliaran, maka tim satgas desa akan mengalihkan mereka ke Labuha guna jalani  karantina di Rusunawa di Labuha,” kata Iswadi.

Kesembilan orang asal Pulau Seram ini, sambung Iswadi, enam laki-laki dan tiga perempuan. Dari jumlah ini, empat diantaranya rencananya melanjutkan perjalanan menuju Desa Kusubibi, Kecamatan Bacan Barat untuk menambang disana.

“Empat orang ini saya tahan itu untuk karantina. Setelah menjalani karantina kesembilan warga ini secara rutin Tim Gugus Tugas Dolik melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memantau kondisi kesehatan mereka,”.

“Baru saja tadi pagi kami lakukan pemeriksaan dan perkembangannya Alhamdulillah sehat saja,” ucapnya. (jr/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini