Kamis, 04 Juni 2020

Rumah dan Rumah Ibadah Rusak Pasca Gempa 7,1 M Guncang Morotai

Salah satu warga yang rusak pasca gempa.
MOROTAI, BRN - Gempa bumi bermagnitudo 7.1 kembali terjadi di Pulau Morotai, Maluku Utara, Kamis (4/6) sekira pukul 17:49 WIT, sore. Gempa tersebuk tidak berpotensi stunami.

Data Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa tersebut terjadi pada 4 Juni 2020 pukul 15:49 WIB. Episentrumnya di 2.83 LU,128.11 BT atau tepatnta di 89 kilo meter dari Barat Laut Daruba-Malut. Gempa ini di kedalaman 112 kilo meter.

Puluhan rumah dilaporkan rusak, ringan, berat, dan retak. Salah satu rumah ibadah dan rumah warga di Desa Cio, Morotai Selatan Barat ikut rusak akibat gempa itu. Kerusakan rumah tersebut meliputi Desa Lusuo, Kecamatan Morotai Utara dan Pangeo, Kecamatan Morotai Jaya.

Suminarti, salah satu warga Gotalamo, mengaku gempa terasa sangat kuat. Gempa kali guncangannya lebih kuat dibandingkan gempa sebelumnya.

“Di Morotai hampir setiap minggu pasti terjadi tanah goyang, tapi tanah goyang kali ini kuat saya sampai ketakutan. Saya sampai panik lari keluar rumah mneyelamatkan diri,” ucapnya.

Aniarti pun sama dengan Surminarti. Aniarti pun mengaku panik. “Takut terjadi apa-apa, sampai bantal saya kira (mengira) anak saya terus gendong bawa lari keluar. Tapi alhamdulillah anak saya tidak apa-apa,” ucapnya.


Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pulau Morotai, Abjan Sofyan membenarkan adanya kerusakan rumah akibat gempa tersebut. hanya saja Abjan belum bisa merinci berapa banyak rumah warga yang rusak.

“Ada beberapa rumah di Desa Lusuo yang rusak berat, tapi masih di croscek,” kata Abjan dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis malam tadi.

Abjan mengimbau kepada masyarakat Morotai agar tidak terlalu panik. Tetap waspada dan meng-update informasi resmi dari instansi berwenang. “Diharapankan jangan sampai takut berlebihan, sehingga menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan bersama,” ucapnya. (fix/red)

Label: