|

Polisi Tangkap Oknum Honorer di Dinas Pendidikan Pengadar Ganja

Empat tersangka pengedar narkoba yang dihadirkan dalam jumpa pers di Kantor Polres Ternate, Senin (15/6) tadi sore.
Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort atau Satresnarkoba Polres Ternate kembali mengamankan empat tersangka pengedar sabu dan ganja. Salah satunya merupakan pegawai honor di Dinas Pendidikan Kota Ternate, inisial MRA alias Amat, 28 tahun.

Empat terduga tersangka yang ditangkap itu masing-masing inisial WGP alias Yudi (28), Z alias Rio (26), NH alias Baim (32), dan Amat. Mereka diringkus di lokasi dan waktu yang berbeda.

Kepala Satresnarkoba Polres Ternate, AKP. Herri Suhendar menyatakan, para terduga tersangka tersebut ditangkap berdasarkan laporan masyarakat. Polisi lebih dulu membekuk Yudi dan Rio di depan mes PT. Antam Kelurahan Toloko pada 12 Juni 2020 sekira pukul 18.00 WIT sore.

Saat di geledah, lanjut Herri, ditemukan barang bukti satu sachet kecil sabu 0,66 gram. Di hari dan tanggal yang sama, polisi menangkap Amat di Kelurahan Dufa-Dufa sekitar pukul 19.30 WIT. Dari tangan Amat, ditemukan empat sachet plastik bening sedang ganja 4,48 gram.

Herri mengatakan, menurut pengakuan Amat empat sachet ganja tersebut di beli dengan harga Rp500 ribu. Barang bukti lain yang ditemukan dari Amat diantaranya 1 pembungkus rokok Chief; 1 Handphone Vivo type Y-15 warna biru dongker, 1 sim card.

“Kemudian sekira pukul 21.00 WIT polisi menangkap Baim, 32 tahun di Kelurahan Makassar Timur. Barang bukti yang ditemukan berupa 19 sachet plastik bening sedang ganja yang disimpan dalam satu pembungkus rokok Marlboro. Ganja di beli seharga Rp 1.900.000,” ucapnya.

“Yudi dan Rio dijerat dengan pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) huruf (a) Undang-undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Sementara Amat
dan Baim di jerat Pasal 114 ayat (1) atau pasal 111 ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang-undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika,” sebutnya.

Jaringan Lapas Kelas II A Ternate

Herri mengatakan, dari empat tersebut tiga diantaranya jaringan Lapas Kelas II A Ternate. Ketiganya adalah Yudi, Rio dan Baim.

Dari pengungkapan kasus ini, kata Herri, keselurahan barang bukti yang diamankan sabu lebih dari 0,66 gram dan ganja lebih dari 22,91 gram. “Operator di lapas ini akan kami selidiki lebih lanjut,” ucapnya. (brn/red)

Komentar

Berita Terkini