|

Dua Perusahan Tambang Belum Kantongi Ijin Penggunaan Air Permukaan


 
Kepala DPMPTSP Provinsi Maluku Utara  Nirwan M T. Ali 

SOFIFI, BRN - Hingga kini dua perusahan Tambang yaknia PT. Harita Grup dan Pt Whana Tiara, yang beroprasi di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) belum memiliki ijin penggunaan air dipermukaan yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Provinsi (DPMPTSP) Maluku Utara. Kedua Perusahan ini bisa dikatakan sudah lama beroprasi di wilayah Obi.

Kepala DPMPTSP Malut Nirwan M. T Ali kepada wartwan di kantor gubernur, Senin 29/6/2020) mengakui bahwa kedua perusahan tersebut belum memiliki ijin. Meski begitu kedua perusahan sudah memasukan n administrasi untuk di proses menerbitkan ijin, akan tetapi harus ada Pedoman Pemberian Pertimbangan Teknis (Pertek) dari dinas pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.  

“ Masih dalam proses, berkas dua perusahan tersebut yakni PT Harita Grup dan Pt. Whana Tiara sudah masuk di PTSP” ujarnya.

Menurutnya, proses administrasi sudah ddiproses oleh PTSP melalui aplikasi onlione, dan tidak bisa dihentikan begitu saja. Karena ini system aplikasi, nanti pada saat penerbitan ijin harus ada pertek dari tim teknis. Apabila isi dari pertek yang dikeluarkan dinas PUPR itu menyebutkan ada terjadi pelanggaran, maka DPMPTSP Malut tidak menerbitkan ijin penggunaan air permukaan kedua perusahan tersebut.

“ Kalau dinas teknis mengeluarkan pertek yang menyebutkan tidak ada pelanggaran, maka ijin kedua perusahan terkait dengan penggunaan air permukaan wajib di terbitkan” ungkapnya.  

Prinsip adminstrasi kedua perusahan tetap diproses hingga menunggu hasil pertek dari dinas PUPR seperti apa. Sebab DPMPTSP tidak bisa mengeluarkan ijin secara sepihak, karena semuanya melalui aplikasi oniline, jelamnya.

Sementara kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (Esdm) Malut Hasyim Daengabarang belum lama ini mengatakan, untuk pertek terkait dengan ijin penggunaan air dipermukan itu ranahnya dinas PUPR malut.“ Kalau urusan pertek itu ada di dinas PUPR, katanya  (tim/red)



Komentar

Berita Terkini