Sang Kakak Tertangkap, Adik Masih Buron

Editor: brindonews.com
DITANGKAP: Celana dan kaos La Anan terlihat dilumuri darah. Nampak pelaku terikat tali di bagian kaki dan tangan. Serda Anyong juga nampak memperlihat barang bukti berupa 'ajimat' dan sehelai kain warna yang ditemukan di tangan pelaku.   
LABUHA, BRN - Adenan Ode Antara alias La Anan, terduga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan Yulianti Ramli di Pulau Obi akhirnya tertangkap, Selasa (12/5). Remaja 27 tahun itu di tangkap sekira pukul 16.20 WIT.

Tertangkapnya sang kakak ini berawal informasi dari Serda Anting. Anting memberikan informasi ke danramil setempat kalau dia mendapat kabar tempat persembunyian si pelaku di desa binaan Sersan Dua (Serda)  Anyong Warwerfubun, Desa Pelita Alam, Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, sekitar ukul 14.30 WIT. Laporan persembunyian itu bersamaan Serda Anyong melaksakan giat teritorial atau wilayah desa binaannya.

“Pukul 14.35 WIT danramil menghubungi kapolsek setempat menindaklanjuti  informasi tersangka di Desa Alam Pelita, namun tidak terhubung karena gangguan jaringan telekomunikasi,” Serda Anyong menceritakan kronologis penangkapan.

Anyong mengatakan, sekira pukul 15.20 WIT, danramil memerintahkannya melakukan pengamanan tempat persembunyian pelaku. Perintah tersebut menyusul rencana pelaku melarikan diri ke Pulau Seram, Maluku Tengah, Maluku mengganakan longboat.

Pukul 15.50 WIT, danramil kembali memerintahkan berkoordinasi dengan aparat desa dan tokoh pemuda setempat untuk mengecek dan menggrebek tempat persembunyian pelaku. “Sekitar pukul 16.20 WIT saya dan masyarakat menggrebek dan mendapatkan pelaku Ikbal Ode Antar,” Anyong menerangkan.

Dalam penangkapan, sambung Anyong, pelaku sempat melawan menggunakan senjata tajam. “Jari kelingking kiri saya luka akibat serangan pelaku,” ucapnya.

Tangan pelaku yang sementara terikat nampak dipenuhi darah. Diduga jari tangannya di potong saat dia tangkap dari tempat persembunyiannya. 
Pihak Polsek Obi dan Polres Halsel belum memberikan peernyataan resmi menyangkut penangkapan tersebut. Informasi akan diberikan kalau sudah mendapat laporan dari tim yang turun di lokasi.

“Sementara kami masih terkendala signal. Informasi dari tim di lapangan belum ada jadi belum bisa disampaikan kronologisnya,” kata Kapolres Halsel AKBP. Faishal Aris.

Sekadar diketahui, Adenan Ode Antara alias La Anan adalah warga Desa Jikotamo, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. La Anan bersama adiknya, Ikbal Ode Antara alias La Iki (25) terlibat perkara pembunuhan tragis di Pulau Obi. Korbannya seorang gadis 16 tahun, Yulianti Ramli, warga Desa Laiwui, Kecamatan Obi. Usai membunuh, kedua melarikan diri dan menjadi buronan polisi. La Anan (kakak) berhasil diamankan, sementara La Iki (adik) masih buronan polisi. (jr/red)


Share:
Komentar

Berita Terkini