Polisi Ringkus Pemilik 101 Sachet Ganja Kering

Editor: brindonews.com
GANJA: Polisi merapikan barang bukti ganja kering. 101 sachet ganja tersebut ditemukan setelah ditangkapnya tersangkan EA. 
TERNATE, BRN - Tim Reserse Mobile Kepolisian Sektor (Resmob Polres) Kota Ternate Utara mengamankan 4 terduga pelaku dalam perkara dugaan penyalahgunaan narkotika jenis ganja. Dari keempat orang ini satunya merupakan bandar sekaligus pemakai.

Empat orang diringkus itu masing-masing berinisial EA, FR, MARD dan F. Mereka di tangkap di tempat dan waktu yang berbeda. “Penangkapan bermula dari informasi masyarakat. Petugas lebih dulu menangkap FR dan MA pada 11 Mei pukul 22.30 WIT malam di Kelurahan Salero, Kota Ternate Utara,” ucap Kapolres Ternate, AKBP Azhari Juanda, Rabu (13/5) sore.

Kedua pelaku, kata Azhari, langsung digiring ke kantor polisi guna dilakukan pengembangan. 2 empel ganja siap edar, satu linting ganjan siap hisap,
satu bungkus Dji Sam Soe (234) dan satu buah handphone Samsung hitam ikut diamankan petugas.

Introgasi atau pengembangan FR dan MARD, sambung Azhari, keduanya mengaku ganja tersebut di peroleh dari EA. Polisi kemudian menangkap EA di rumah keluarganya Kelurahan Tabam, Ternate Utara, pada Selasa (12/5) sekira pukul 05.00 WIT dinihari.

Kapolres Ternate, AKBP Azhari Juanda (tengah) didampingi Kapolsek Ternate Utara, Iptu Efrian Mustaqim Batiti (kiri) dan Kasubag Humas Polres Ternate Ipda Wahyuddin (kanan) meliris hasil pengungkapan 4 tersangka dari 3 kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja. Pres release di lakukan di Polres Ternate, Rabu (13/5/2020). 
Pemilik 101 Sachet Ganja Kering
Mantan Kapolres Tidore Kepulauan ini mengemukakan, EA adalah terduga pemilik 101 Sachet Ganja Kering yang diamankan sebagai barang bukti. Ganja atau mariyuana itu ditemukan di rumah EA saat polisi menggeledah rumahnya di kelurahan Sango, Ternate Utara.

“Tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Kantor Polsek Ternate Utara untuk dilakukan pengembangan lebih jauh. Namun jaringannya dan barang bukti ini di dapat dari mana, masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” kata pria yang kini dipromosi sebagai Wadir Polairud Polda DIY itu.

“EA ini bandar. Dia di jerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 111 ayat 1 dan Pasal 127 ayat 1 huruf (a) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara,” Azhari menambahkan.

Kapolsek Ternate Utara, Iptu Efrian Mustaqim Batiti menerangkan,  empat orang yang diamakan tersebut merupakan 3 rangkai kasus berbeda. Perkara pertama tersangkanya FR dan MARD, kedua tersangkanya F dan ketiga tersangkanya EA. “Penangkapan EA ini barang buktinya 101 sachet ganja kering,” ucapnya.

Tertangkapnya EA merupakan hasil pengembangan FR dan MARD. EA ditangkap di Kelurahan Tabam Kelurahan Tabam, Ternate Utara, pada Selasa (12/5) sekira pukul 05.00 WIT dinihari. Sedangkan F di tangkap di Kelurahan Toboleu, Kota Ternate Utara sekira pukul 02.45 WIT dinihari pada malam yang sama.

Turut diamankan dua empel ganja kering, satu sachet plastik bening berisi ganja kering, 2 plastik bening kosong dan 1 hendphone Vivo A3S dari tangan F.

“FR, MARD dan F disangkakan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 111 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman 5 hingga 10 tahun bui,” terangnya. (han/brn/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini