|

Haltim dan Halteng Diberikan Wewenang Terapkan ‘New Normal’

View Halmahera Tengah dari atas. (Diambil dari google).
Dua dari sepuluh kabupaten kota di Provinsi Maluku Utara diberikan kewenangan menerapkan kenormalan baru atau new normal. Pemberian kewenangan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini bersamaan dengan seratus daerah lainnya di Indonesia.

Dua kabupaten di Provinsi Maluku Utara tersebut adalah Halmahera Timur dan Tengah. Dua kabupaten ini diizinkan menerapkan new normal bersamaan dengan seratus daerah lainnya di Indonesia. Total keseluruah ada 102 daerah.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional Doni Monardo mengatakan, kedisiplinan dan kesadaran masyarakat secara kolektif dalam mematuhi protokol kesehatan menentukan keberhasilan dan aman dari covid-19.

Doni juga meminta setiap daerah menyiapkan manajemen krisis untuk melakukan monitoring dan evaluasi. Termasuk waktu dan sektor mana yang akan kembali dibuka kembali. “Ini ditentukan para pejabat bupati dan walikota di masing-masing daerah,” sebut Doni dikutip di laman timesindonesia.co.id.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir menyatakan, pemberian kewenangan Halmahera Timur dan Tengah menerapkan kenormalan baru ini di bahas melalui video conference beberapa waktu lalu.

Pertemuan visual tersebut, lanjut Samsuddin, juga mengusulkan tiga kabupaten lainnya, yaitu Halmahera Barat, Pulau Taliabu dan kepulauan Sula. “Daerah yang menerapkan new normal harus benar-benar menjalankan protokol kesehatan covid-19. Sehinggga upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona di daerah tersebut tidak sia-sia,” sebutnya, Ahad (31/5).

Hanya Tiga Kasus Positif Covid-19

Halmahera Timur dan Tengah tercatat sebagai paling sedikit kasus terkonfirmasi positif virus corona. Data update Gugus Tugas Covid-19 Maluku Utara menyebutkan, hanya tiga kasus positif, masing-masing 1 di Halmahera Timur dan dua di Halmahera Tengah per 31 Mei 2020.

Update data jumlah kasus terbaru ini meningkat menjadi 153 orang. sebarannya Kota Ternate 92 orang, Halmahera Barat 4 orang, Tidore 19 orang, Halmahera Utara 9 orang, Pulau Morotai 8 orang, Halmahera Selatan 7 orang, Kepulauan Sula 4 orang, Halmahera Tengah 2 orang dan Halmahera Timur 1 orang.

Dari keseluruhan jumlah kasus positif, 27 diantaranya dinyatakan pulih atau sembuh dan 11 orang lainnya meninggal dunia. Sementara OTG meningkat menjadi 840 atau bertambah 21 orang, PDP 25 orang, dan ODP 72 orang. (brn/red)

Komentar

Berita Terkini