|

Diduga Gegara Asmara, Remaja Daeo Gantung Diri

Foto MS tewas dalam kondisi tergantung di pohon mangga. Insert: unggahan korban di whatsapp almarhum.
MOROTAI, BRN - Warga Desa Daeo, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara, dihebohkan dengan sosok pemuda yang tewas gantung diri, Jumat (8/5) sekira pukul 07.00 WIT pagi. Kabar duka itu berawal Muridi Lefteu (37).

Sosok pemuda yang ditemukan tak bernyawa dan tergantung di pohon mangga itu pertama kali ditemukan Muridi Lefteu. Menurut kabar, pemuda ini diketahui berinsial MS (24), asal Desa Daoe dan bekerja di SKPT Daeo Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi nekat gantung diri tersebut dipicu gegara asmara. Korban juga mengunggah postingan whastsapp pribadinya sebelumnya mengakhiri hidupnya. “lebi mati dari pada hidup dng penu ras sakt bgini” tulis korban.

Muridi Lefteu menceritakan, penemuan jasad korban saat ia pergi memadamkan lampu di rumah kebunnya. Dalam perjalanan dia melihat ada seseorang berdiri dekat sepeda motor jenis Yamaha Mio M3 warna biru.
  
“Saya baru sampe (sampai) di kebun milik Mafud Gorahe. Karena kenal jadi saya pangge (panggil) berulang-ulang tapi tidak ada sahutan, saya langsung hampiri korban,” Muridi menceritakan.

“Saya panggil almarhum tapi tidak ada suara, padahal almarhum gantung diri di pohon mangga. Saya langsung bale (balik) ke kampung kampung beritahu ke warga,” Muridi menambhakan.

Kepala Satuan Reskrim Polres Pulau Morotai, Iptu Lewangga Y. P. Tandungan membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, sebab atau motif peristiwa itu belum diketahui. “Masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) baru kita tahu motifnya apa,” ucapnya. (fix/red)

Komentar

Berita Terkini