Sekkab Morotai Dua Kali Mangkir Panggilan RDP

Editor: brindonews.com
IRWAN SOLEMAN
MOROTAI, BRN - Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pulau Morotai, Muhammad M. Kharie  kembali mangkir dari undangan atau pamanggilan rapat dengar pendapat bersama dewan perwakilan daerah setempat. Dua kali ketidakhadiran orang nomor tiga di bibir pasifik (sebutan lain Pulau Morotai) ini ditengarai fokus menyusun dokumen anggaran virus corona.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Morotai, Irwan Soleman menyebut, tujuan mengundang Muhammad M. Kharie dan pejabat terkait lainnya itu untuk melaksanakan rapat dengar pendapat atau RDP.

Irwan mengemukakan, pemanggilan tersebut menyangkut rekomendasi pembatalan keputusan Benny Laos oleh Komisi Aparatur Sipil Negara atau KSAN. Dasar RDP tersebut untuk mengonfirmasi kebenaran atas kebijakan yang menimbulkan kerugian hak-hak pegawai.

“Audens ini bagian dari dengar pendapat, tujuannya untuk melaksanakan perintah KASN. Pemecatan dan pemutasian aparatur sipil negara di jajaran Pemerintah Pulau Morotai tidak sesuai prosedur (inprosedural). Namun undangan DPRD tak digubris,” Irwan menerangkan.

Politis Partai Gerinda ini menyarankan badan kepegawain daerah (BKD) pro aktif merespon rekomendasi tersebut. BKD berkewajiban memanggil atau menyelesaikan polemik para pegawai, baik yang di pecat maupun di mutasi berdasarkan aturan yang berlaku.

“Akibatnya apa, para pegawai yang menjadi korban datang dan mengadu di DPRD. Ini karena tidak lihai merespon rekomndasi KASN,” terangnya. “Jika berkali-kali disurati tapi tidak mau hadir, hasil telaa DPRD selanjutnya disampaikan ke KASN dan mendagri,” sambungnya.

Muhammad M. Kharie dikonfirmasi tak menanggapi. Pertanyaan yang di masuk di whatsapp pribadinya tidak di jawab. Brindonews belum mendapat balasan hingga berita ini di publis. (fix/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini