Satgas Covid 19 Malut Biayai Transportasi Pulang 18 Warga Bitung

Editor: brindonews.com
Kadis Perhubungan Provinsi Maluku Utara, Armin Zakaria


TERNATE,BRN - Patut di berikan apresiasi kepada gugus tugas percepatan penaganan Covid -19 Provinsi Maluku Utara yang telah menanggung biaya transpotrasi sebanyak 18 jemaah tabligh asal Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang melakukan aktivitas keagamaan di Kota Ternate.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Malut, Armin Zakaria kepada wartawan, Selasa (14/4/2020) mengatakan, sudah satu bulan, 18 orang jemaah Tabligh asal Bitung ini berada di Kota Ternate. Sebelum di pulangkan, belasan warga Bitung yang ada di Kota Ternate sudah dilakukan rapid test sebanyak 2 kali dengan hasil test non reaktif.

“Mereka kesulitan untuk balik ke Bitung, dan dari penelusuran KTP 17 orang merupakan warga Bitung sementara 1 diantaranya merupakan warga Cirebon,” katanya.

Kesulitan kembali ke kampung halaman ini menurut Armin, karena pemerintah setempat telah menerapkan pembatasan penumpang yang akan masuk ke wilayahnya. Mereka membatasi penumpang dari wilayah mana saja, makanya Feri tujuan Bitung tidak mau menerima mereka kecuali truk dan logistik lain,” katanya.

Dengan keterbatasan penumpang untuk masuk ke wilayah Bitung tersebut lanjut Armin yang juga koordinator pencegahan, melakukan koordinasi dengan KSOP dan ASDP Bitung  dan hasilnya 18 orang tersebut di izinkan untuk pulang.

“ Mereka boleh menerima dengan persyaratan harus ada surat keterangan dari satgas provinsi dan keterangan hasil rapid test non reaktif dari perugas kesehatan yang disertakan dengan kartu kuning,” jelasnya.

Kepulangan belasan warga Bitung yang ada di Ternate ini menurut Armin ditanggung oleh tim satgas provinsi.“ Malam ini mereka akan pulang menggunakan Feri KMP Portlink,” cetusnya.

Armin menambahkan, untuk proses pemulangan warga luar Malut bukan hanya berlaku untuk warga Bitung tetapi berlaku untuk semua daerah jika yang bersangkutan ingin pulang harus dengan alasan yang tepat.“ Boleh kalau memang mau pulang, tetapi itu sekarang sudah ada instruksi dari pusat sampai daerah agar tidak mudik, sebagai bentuk untuk memutuskan mata rantai Covid-19,” jelasnya.

Armin juga menyatakan, proses pemulangan warga Bitung yang ada di Kota Ternate ini merupakan kali kedua. Sebelumnya tim gugus tugas provinsi juga telah memulangkan 19 orang warga Bitung dengan aktivitas yang sama  menggunakan Feri KMP. Pertiwi. “ Kemarin sudah kita pulangkan 19 orang juga pada 9 April 2020 menggunakan KMP Feri,”pungkasnya.(han/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini