|

Proyek Fisik Dihentikan Sementara



Sekda Malut, Samsudin Abdul Kadir Saat di wawancarai 

TERNATE,BRN - Meskipun belum ada surat resmi dari pemerintah pusat terkait dengan penghentian semua proyek fisik baik itu dari Dana Alokasi Khusus (DAK, Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Bagi Hasil (DBH). Pemerintah Provinsi Maluku Utara sudah memberlakukan dengan menyurat ke masing- masing Organisasi Perangkat Daerah.

Sekertaris Daerah Provinsi Malut Samsudin Abdul Kadir kepada wartawan di kediaman Gubernur Kamis (4/9/2020) mengatakan, sebelumnya sudah disampaikan oleh pemerintah pusat dengan pemangakasan 10 25 23 itu dan itu sudah diberlakukan di semua daerah termasuk maluku Utara. Meski begitu ada proyek yang sudah dilaksanakan akan diperpanjang kontraknya hingga tahun depan. “ Proyek sudah ada kontrak, akan di perpanjang hingga tahun depan”.

Sementara proyek yang belum di lelang, kata dia, akan di hentikan sementara hingga menunggu keputusan dari pemerintah pusat seperti apa metodenya, sebab hingga saat ini belum ada surat resmi. Yang jelas sudah ada sinyal akan dilakukan penurunan pemangkasan anggaran. Saat ini angka yang di pakai melalai Dana Tak Terduga (DTT) yang di pangkas empat aitem.

Menurutnya, apabila terjadi penuran sebanyak 10 persen lagi, maka akan terjadi pada proyek-proyek yang ada. Dari pada proyek  sudah dilelang dan kemudian tidak dapat dikerjakan alangka baiknya di tahan dulu sementara hingga menunggu edaran dari pusat seperti apa.

Lanjut dia, menurut Menteri Keuangan, proyek yang sudah jalan saat ini harus diperpanjang kontraknya. Artinya bisa saja proyek itu tidak bisa di bayar sebab saat ini pengenggaran lebih di fokuskan untuk penangan Virus Corona (Covid-19).

“ Proyek berkontrak saja di tunda hingga tahun depan apalagi yang belum di lelang, alangka baiknya di hentikan sementara hingga ada kejelasan dari pemerintah pusat”. (brn/red)          
   

Komentar

Berita Terkini