|

Pemkab Morotai Diminta Pantau PKL

Suaib Hi. Kamil
MOROTAI, BRN - Imbas virus corona membuat beberapa komoditas pangan di Pulau Morotai menjadi mahal. Gula pasir dan beras dijual dengan harga tinggi dari harga normal.

Ketua Komisi II DPRD Morotai, Suaib Hi. Kamil meminta pemerintah setempat mengontrol para pedagang kaki lima atau PKL. Meroketnya harga gula pasir dan beras ditengah pandem ini dilakukan secara sepihak.

Meski begitu, Suaib belum mengetahui apa sebabnya. Dia mengakui kenaikan harga jual di pasaran itu mulai dikeluhkan masyarakat. “Tapi sejauh ini belum ada masyarakat datang ke kantor DPRD. Kami akan tindaklanjuti kalu sudah yang datang lapor,” katanya, Kamis (16/4).

Menurutnya, pemerintah harusnya ikut mendorong turunya omset para pedagang akibat imbas virus corona. Pemerintah boleh menyertakan modal atau memploting sebagian dana penanganan corona.

“Anggaran penanganan corona virus disease atau covid senilai 47 miliar rupiah, kok dalam penanganannya tidak ada bantuan modal bagi pedagang ?. Minimal dikasih suport,” katanya.

“Di pasar kan stok lama. Apalagi belum ada surat edaran pemerintah, otomatis masih harga normal. Kalau pedagang sengaja menaikkan harga, dinas terkait harus intens pantau kemudian berkoordinasi dengan DPRD. Jangan naikan sesuai kemauan sendiri raup keuntungan,” terangnya. (fix/red)

Komentar

Berita Terkini