|

Kejati Permudah Proses Pengadaan Alat Penanganan Covid di Malut

KANTOR KEJATI MALUKU UTARA
TERNATE,BRN - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara memberi kemudahan bagi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Malut terkait realokasi pengadaan barang dan jasa. Kendati bagitu, lembaga Satya Adhi Wicaksana itu turut mengawasi penggunaan anggaran pengadaan barang dan jasa dalam percepatan penanganan virus corona.

Kepala Kejati Maluku Utara, Andi Kerman menyatakan, alasan kemudahan tersebut sesuai regulasi penanganan covid -19, baik dari keputusan presiden, peraturan pemerintah maupun lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah atau LKPP untuk penanganan covid-19.

“Kemudahan yang diberikan agar jangan sampai terhambat pengadaan alat kesehatan, karena adanya proses birokrasi yang cukup panjang,” tandas Andi usai mengikutii rapat evalusi bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Malut, di Hotel Sahid Bella, Rabu (15/4).

Andi bilang, kemudahan bersyarat itu meliputi tiga tiga kriteria atau poin. Pertama, penggunaan tidak menguntungkan secara pribadi. Kedua, mengutamakan kepentingan umum dan harus terlayani, dan ketiga adalah tidak ada kerugian keuangan negara.

“Kepentingan umum itu misalnya pengadaan alat pelindung diri. Kalau tiga pioin tersebut dijalankan, maka akan menghilangkan sifat melawan hukum dari sebuah tindakan. Yang penting tiga kriteria ini bisa dipenuhi, Insyah Allah prosesnya akan berjalan baik dan lancar,” katanya.

Menurutnya, keputusan yang dilakukan ini tujuannya percepatan. Dengan kata lain, setiap tahapan pengadaan boleh saja tanpa tender dan kebutuhan alat yang diperlukan tersedia, tidak bisa ditunda.

“Dalam keadaan darurat, tidak berpikir keadaan normal yang semua harus dipenuhi. Walaupun ada tahapan yang dilewati, tetapi sesuai regulasi. Misalnya kebutuhan mendesak seperti alat pelindung diri,” katanya.

“Kalaupun  diberikan kemudahan, tetapi ada pihak BPKP yang akan melakukan reviue dan pengawasan secara berlapis,” sambungnya. (brn)

Komentar

Berita Terkini