Imbas Kisruh Golkar Pengaruhi Pelantikan Ketua DPRD Halteng

Editor: brindonews.com
HAYUN MENEKE
WEDA, BRN - Wakil Ketua II DPRD Halmahera Tengah, Hayun Meneke menanggapi lambatnya pelantikan Sakir Ahmad sebagai ketua DPRD setempat. Politisi NasDem ini mengemukakan, keterlambatan pelantikan itu buntut dari ‘kisruh’ internal Golkar.

Hayun menjelaskan, dia dan wakil ketua I, Kabir Kahar sudah memproses surat rekomendasi DPP Golkar ke DPD II Halmahera Tengah (Halteng), sebagaimana termaktub dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 tentang Tata Tertib DPRD. Hanya saja, pengusulan DPD II Golkar Halteng itu ditandatangani ketua dan wakil sekretaris.

“Sehingga dipersoalkan fraksi Golkar. Menurut mereka mekanisme ini tidak sesuai ketentuan PP Nomor 12 tentang Tata Tertib. Makanya kami anggap itu adalah sebuah prosedur yang harus di selesaikan di internal Golkar,” kata Hayun dikonfirmasi via telepon, Kamis (9/4).

Hayun bilang, sebelum 20 anggota DPRD Halteng terpilih hasil pemilu 2019 dilantik, pimpinan sementara melakukan konsultasi ke Dewan Pimpinan Pusat atau DPP Partai Golkar. Hasil konsultasi ditemukan perbedaan pendapat di internal pengurus DPP partai berlambang pohon beringin itu.

“Usulan DPD II ke pimpinan sementara, perubahan usulan akan dilakukan setelah musyawarah nasional atau munas. Sementara di versi lain, usulan tersebut sudah sah,” terangnya. “Fakta ini kemudian pimpinan sementara, Anwar Salim dan Nuryadin Ahmad menyampaikan ke kami (pimpinan definitif),” sambungnya.

Hayun menyatakan unsur pimpinan DPRD Halteng sama sekali tidak ‘berkonspirasi’ apalagi ‘mencekal’ Sakir Ahmad di lantik sebagai ketua. Pelantik akan dilakukan kalau saja ‘kisruh’ internal sudah clear.

“Pertimbangan itu kemudian kami sampaikan ke fraksi dan DPD II Golkar agar segera menyelesaikan masalah internal partai. Kalau sudah selesai baru di sampaikan kembali ke wakil ketua I dan II”.

“Kalau perlu, saya dan Pak Kabir lakukan kunjungan ke DPP Golkar untuk mengkonfirmasikan terkait usulan ketua DPRD. Kita agendakan aka kunjungi DPP Golkar mengkonsultasi menyangkut usulan ketua, tapi virus corona ini redah baru kita agendakan,” katanya. (muf/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini