Rabu, 15 April 2020

BK Dekab Morotai: Anggota Dewan Jangan Cuma Tau Terima Gaji

SUHARI LOHOR
MOROTAI, BRN - Malasnya sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pulau Morotai di tanggapi Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Morotai, Suhari Lohor.

Menurut Suhari, merebaknya virus corona jangan dijadikan alasan untuk malas berkantor. “Jika anggota DPRD tidak berkantor, kemudian beralasan untuk mencegah penularan virus corona, ini tidak masuk akal, masa anggota DPRD lainnya berkantor kemudian yang lainnya tidak berkantor. Emangnya yang berkantor itu punya dua nyawa, dan tidak berkantor hanya satu nyawa, pokoknya tidak ada alasan anggota DPRD harus berkantor,” ucapnya, Rabu (15/4).

Anggota dewan, kata dia, wajib berkantor. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini bilang, tujuan tetap bekerja atau berkantor itu guna menampung aspirasi masyarakat.  Aspirasi diserap dan selanjutnya dibahas dalam rapat internal kemudian disampaikan ke pihak berwewenang.

“Kalau anggota DPRD tidak berkantor, bagaimana bisa tampung aspirasi rakyat untuk disampaikan,” katanya sembari mengatakan, anggota dewan yang malas masuk kantor itu diantaranya Deny Garuda, Eddy Hape dan Mahmud Kiat.

Agar ada efek jerah, lanjutnya, internal badan kehormatan sudah menyiapkan format sanksi. Ia juga mengaku sudah melayangkan surat panggilan, namun tidak hadir. “Sanksi tegasnya tidak di berikan anggaran SPPD kepada yang bersangkutan. Intinya sebagai anggota harus tau diri, harus berkantor jangan hanya terima gaji, kemudian tidak mau berkantor,” tandasnya.

“Sehari dua akan dilayangkan panggilan kedua. Jika panggilan kedua dan ketiga mereka tidak hadir, maka kami akan keluarkan sanksi sebagaimana termaktub dalam tata tertib DPRD,” sambungnya. (fix/red)

Label: