|

Baznas Morotai Sepakti Zakat Fitrah Rp 35 Ribu

Rapat penentuan kesepakan besaran zakat fitah ramadhan 1441 hijriyah di ruang kerja Wakil Bupati Pulau Morotai. 
MOROTAI, BRN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pulau Morotai sudah menentukan besaran pembayaran zakat fitrah ramadhan 1441 hijriyah atau 2020 masehi sebasar 35 ribu rupiah. Kesepakatan itu setelah dilakukannya rapat penetapan zakat fitrah bersama pemerintah dan kantor kementerian agama (kemenag) setempat, di ruan kerja Wakil Bupati Morotai, Asrun Padoma, Senin (20/4).

Asrun Padoma mengemukakan, pembayaran Rp35 itu berdasarkan standar harga beras untuk zakat fitrah Rp14 ribu per kilogram. “Kita semua sepakat iya. Jika zakat di hitung sesuai harga beras Rp14 ribu per kilogram, setara dengan 2,5 kilogram atau kalau diuangkan menjadi Rp35 ribu,” katanya usai rapat.

“Pertimbangan penetapan besaran zakat fitrah sesuai perhitungan harga besar tertinggi yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat,” tambhanya.

Kepala Kemenag Morotai, Hasyim Hi. Hamzah menuturkan, besaran zakat fitrah yang ditetapkan itu berlaku bagu semua umat Islam. Ketentuan fiqih zakat membolehkan muzakki (orang yang dikenai kewajiban membayar zakat atas kepemilikan harta yang telah mencapai nishab dan haul) membayar zakat fitrah dengan uang selain beras.

Kewajiban mengeluarkan zakat fitrah tersebut, baik yang berpuasa maupun tidak berpuasa. “Zakat fitra, zakat adalah salah satu kewajiban umat Islam dan itu penting. Orang tidak sempurna salatnya jika tidak  melaksanakan zakatnya, begitu juga berpuasa. Ibadah puasanya sempurna kalau tidak dibarengi dengan
zakat,” katanya.

“Pemberian zakat itu tidak hanya beras, bisa jenis makanan atau kebutuhan lainnya. Misalnya jagung dan komoditas pangan lainnya. Hanya saja, makanan pokok masyarakat secara umum adalah beras,” sambungnya. (fix/red)


Komentar

Berita Terkini