Setahun Warga Dehegila Konsumsi Air Kotor

Editor: brindonews.com
ILUSTRASI
MOROTAI, BRN - Warga Desa Dehegila, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara, mengeluhkan pelayanan Perusahan Daerah Air Minum atau PDAM. Warga menilai, setahun belakangan mereka tidak lagi menikmati air barsih dari perusahaan penyalur air ‘plat merah’ itu.

Jufri Bereki, salah satu warga setempat mengaku terhitung mulai tahun 2019 tak menikmati air bersih dari PDAM. Bukan hanya tidak normal, terlebih lagi air yang dipasok perusahaan yang dinahkodai M. Umar Ali tak bisa dikonsumsi karena kotor. “Pemerintah kurang perhatikan kami, buktinya air mati-mati terus,” kata Jufri saat disambangi media ini, Senin (9/3).

“Ikan saja kalu taruh di kolam ikan itu mati. Bagaimana mungkin kami konsumsi air seperti ini, selama ini kami cukup sabar, untuk itu kami minta pihak berwewenang segera jawab keluhan ini,” Jufri menambahkan.

Sumitro, Kaur Pelayanan Desa Dehegila ini mengatakan, penyebab tidak normalnya penyaluran air bersih karena ada kebocoran pada sambungan pipa induk di desanya.

Akibatnya kata dia, warga kemudian marah dan seolah menyalahkan PDAM. Kendati begitu, Sumitro mengaku air yang mengalir dari keran PDAM tidak layak pakai.

“Sambungan pipa induk ini sudah rusak satu tahun lamanya, bahkan persoalan ini berulang kali diberitahukan ke pihak PDAM tapi sampe (sampai) sekarang tara (tidak) diperbaiki. Bayangkan ikan saja mati, kami tak ingin bernasib sama dengan ikan,” katanya.


“Sebagai pemerintah desa, sudah tiga kali mendatangi kantor PDAM untuk bertemu dengan direkturnya tapi yang bersangkutan tidak bernah di kantor. Kami tanya ke stafnya mereka beralasan pimpinan mereka lagi ke Desa  Bere-Bere,” sambungnya.

Pelaksana tugas Direktur PDAM Morotai M. Umar Ali membenarkan adanya kerusakan pada sambungan pipa induk di Desa Dehegila. Dia mengatakan, kerusakan itu sudah ditangani petugasnya.

“Sudah diperbaiki dua kali tapi pipanya tetap pecah terus, akibat gempa kemarin jadi retak ulang. Saya segera printahkan petugas turun kelapangan perbaiki ulang pipa yang picah itu,” terangnya melalui pesan WhatsApp. (fix/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini