Pengaruh Miras, Ayah Nekat Cabuli Anaknya

Editor: brindonews.com
Pelaku pencabulan anak di bawah umur saat diamankan Mapolres Morotai Selasa 10 Maret 2020

MOROTAI,BRN- Bejat kalimat ini pantas sematkan kepada Ruslin S Manopo. Bagaimana tidak, pria asal Palu berusia (49) yang berdomisili di Desa Darame nekat mencabuli anak dibawah umur yang tak lain adalah anaknya sendiri.

Dari data yang di himpun Media ini, Selasa (10/03). peristiwa tragis yang alami korban sebut saja Bunga nama samaran yang masih duduk dibangku sekolah SD kelas VI ini terjadi dua bulan lalu tepatnya pada bulan Januari 2020. Dimana pelaku, Ruslin S Manopo (49) bersama temannya Satria (60) nekat mencabuli korban yang masih dibawah umur secara bergantian.

Tindakan bejat yang dilakukan pelaku bersama temannya ini dilakukan di rumahnya sendiri tepatnya di Desa Wawama pada malam hari saat korban tertidur pulas, pelaku dan temannya nekat cabuli anak dibawah umur, karena dibawah pengaruh Minuman Keras (Miras).

Warni, ibu korban menceritrakan kejadian yang menimpa anaknya itu, setelah anaknya memberitahukan bahwa dirinya dicabuli ayahnya bersama temannya usai mengonsumsi Miras di rumah mereka.

" Memang saya tidak lihat langsung, saya tahu kejadian ini karena anak saya cerita ke saya, bahwa waktu itu dia dorong-dorong ayahnya dan temannya kemudian meremas buah dada sebelah kiri anak saya, " kisahnya dengan nada sedih.

Mendengar apa yang dikisahkan korban, sang ibu langsung naik pitam dan mencaci maki-maki pelaku dan teman-temannya itu.

 " Setelah mendengar apa yang diceritakan anak saya, saya berniat mau lapor ke polisi, tapi karena kami tidak ada kendaraan, tapi saya bersyukur dari pihak sekolah sudah melaporkan ke polisi, "katanya.

Sementara, guru korban, Desnita mengungkapkan setelah mengetahui kejadian yang dialami anak didiknya, dirinya langsung memberitahukan ke ke kepala sekolah (Kepsek). Kepsek langsung memutuskan, Selasa (10/03) melaporkan pristiwa yang menimpa sisawanya itu ke polisi.

" Kebetulan saya wali kelas korban, apa yang siswa alami pasti mereka cerita ke teman-teman mereka, korban ini mau pinda rumah dan didalam tasnya sudah membawa pakkaiannya untuk menginap di rumah temanya itu. Teman korban kemudian cerita ke saya, dan saya langsung tanya kenapa harus bawah pakean diwaktu sekolah, anak itu menjawab, papanya dan taman-temannya ramas buah dada saya, mendengar itu langsung saya kaget dan melaporkan ke kepala sekolah sehingga kami bersama orang tua korban langsung melaporkan ke pihak kepolisian," imbuhnya.

Terpisah Kanit SKPT Polres Pulau Morotai Bripka Umar Hi Nasir saat dikonfirmasi membenarkan, telah menerima laporan dugaan kasus pencabulan anak dibawah umur oleh ibu korban dan pihak sekolah.

" Untuk ancaman hukumanya belum ditetapkan, karena bagian Reskrim mendalami dulu, baru ditetapkan pasalnya dan laporan tersebut tertuang dalam laporan Polisi Nomor: LP/10/Polres/SKPT dan Laporan Polisi Nomor:LP/11/III/Polres/SKPT, "tegasnya.
Lanjutnya, saat ini polisi telah menetapkan dua tersangka dalam kasus tersebut mereka adalah  Ruslin S. Manopo umur 49 tahun asal Palu berdomisili di Desa Darame dan Satria (60) warga Desa Darame.

" Kronologinya kedua pelaku melakukan aksi bejatnya pada saat korban tidur lelap, pelaku memegang kemaluan korban, meramas buah dada, dan mengisap puting susu korban, "terangnya. (fix/red)


Share:
Komentar

Berita Terkini