KPPN Sebut PUPR Malut Penuhi Syarat Pencairan DAK Fisik

Editor: brindonews.com
Izma : Pekan kedua April anggrannya dicairkan

Kepala KPPN Ternate, M. Izma Nur Choironi
SOFIFI, BRN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara (Malut) mendistribusi delapan item kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Fisik atau DAK Fisik. Total anggaran yang kucurkan senilai Rp. 92.754.704.000.

Kepala Dinas PUPR Malut, Santrani Abusama menyatakan, pendistribusian anggaran tersebut diperuntukkan pada item jalan dan irigasi. Senilai Rp. 81.018.091.000 di bidang jalan dan bidang irigasi Rp. 11.736.613.000. “Semuanya sudah terkontrak dan sudah sesuai edaran Menteri Keuangan RI,” katanya, Minggu (29/3).

Santrani menyatakan, kegiatan infastrukttur jalan yang dialokasikan itu bersifat paten, alias tidak ada perubahan. Keputusan penetapan ini termaktub dalam surat edaran Sri Mulyani. Sedangkan bidang irigasi mengalami penghentian.

“Penghentian ini tertuang dalam surat edaran Menteri Keuangan RI nomor : S-246/MK.072920 tertanggal 27 Maret 2020 perihal penghentian proses pengadaan barang/jasa DAK Fisik Tahun Anggaran 2020,” jelasnya.

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ternate, M. Izma Nur Choironi menjelaskan maksud penghentian sebagaimana eedaran nomor : S-246/MK.072920. Izma mengatakan, tahap penghentian itu diberlakukan pada pekerjaan yang sedang di lelang dan hendak di lelang.

“Kalau sudah di kontrak, tinggal di input ke aplikasi KPPN, online monitoring sistem perbendaharaan dan anggaran negara atau omspan. Paling lambat 28 Maret 2020 pukul 04.00 WIT dinihari sudah di input,” katanya.

Maluku Utara secara keseluruhan, kata Izma, Dinas PUPR Malut dinyatakan lengkap, dan proses pencairannya paling lamat pekan kedua April 2020. “Minggu kedua sudah bisa dicairkan,” terangnya. (han/red/adv)
Share:
Komentar

Berita Terkini