Wapres RI Direncanakan Hadiri Peresmian Institut Sains dan Teknologi NU

Editor: brindonews.com


T E R N A T E,BRN Wakil Presiden Republik Indonesia K.H. Ma'ruf Amin di rencanakan hadir pada kegiatan peresmian Institut Sains dan Teknologi NU yang rencanya di pustkan di Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan.

Luas laan yang di siapakan untuk pembanguan Institut Sains dan Teknologi NU (Insan Nusnatara Procimsi Maluku Utara, sekitar 20 hektare dan telah mendapat rekomendasi dari lembaga layanan perguruan tinggi wilayah XII Maluku Utara ( LLDIKTI Malut) dalam hal ini kampus yang akan di bangun itu adalah milik Nahdatul Ulama (NU) yang di pelopori oleh Tim 9.

Tim 9 yang dimaksud adalah Sidik Siokona, Sarbin sehe, Amar manaf, Jisman, La Samsudin, Nia kurnia, Abdurahman, dan Noho Hilidar dengan mengatasnamakan tim 9 ini menjelaskan kampus yang baru ini terdapat delapan Program studi strata satu (S1) yaitu Statistika,  Sistem Informasi, Teknologi  Hasil Perikanan, Perencanaan Wilayah dan Kota, Agroteknologi, Geologi, Sosial Ekonomi dan Peternakan, dan Teknologi Hasil Pertanian, ungkapnya.

Tim ini mengakui sudah direkomendasi, dari lembaga layanan pendidikan tinggi wilayah XII Malut, Kepala LLDIKTI Muhammad Bugis. dan akan mulai beroperasi pada Tahun ini namun belum dipastikan bulan apa, yang jelas pada tahun ajaran 2019-2020, katanya.

" Peresmian kampus baru tersebut, pihaknya merencanakan mengundang wakil presiden RI Ma'aruf Amin untuk membuka acara nanti Kata Tim 9 saat dikonfirmasi Jumat, ( 21/2/202)

Tim 9 ini mengatakan lokasi yang akan di tinjau nanti, setelah Muhamad Bugis tiba di Ternate pada minggu besok untuk menghadiri wisudah STKIP kie Raha Ternate dan setelah itu langsung berangkat ke sofifi, guna meninjau lokasi yang akan dibangun kampus Institute Sains dan Teknologi, NU Insan Nusnatara.

Tahun ini juga sudah direncana akan membuka penerimaan mahasiswa baru, dan bangunan yang akan digunakan sementara adalah STKIP Kie Raha Ternate, "jumlah tenaga pengajar yang telah tersedia berjumlah 48 Dosen yang tergabung dalam NU," jelasnya. (han/red).


Share:
Komentar

Berita Terkini