|

Pemrov Malut Sambut Baik Sail Tidore

Umar Sangaji saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba di acara Serasehan Sail Tidore di Taman Bung Hatta, Fakultas Ekonomi, Unkhair Ternate, Maluku Utara.
TERNATE, BRN - Pembukaan Serasehan Sail Tidore dan Festival Mahasiswa Maluku Utara bertajuk Menggelorakan Perekonomian Maluku Utara Dari Sektor Pariwisata dan UMKM berjalan lancar. Serimoni yang dimotori Duta Kreator Indonesia Maluku Utara bersama Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM Unkhair ini dipusatkan di Taman Bung Hatta, Fakultas Ekonomi Unkhair.

Assisten II Setda Provinsi Malut, Umar Sangaji  menyampaikan, Pemerintah Malut menyambut baik terselenggranya kegiatan tersebut. Umar mengemukakan, ditengah pergeseran budaya sekarang ini, peran generasi muda (mahasiswa) dipandang penting, termasuk kepedulian mendorong dan mempertahankan kearifan lokal.

Umar meminta agar momentun ini dimanfaatkan dengan baik. Permintaan ini selain sejalan dengan keinginan Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba, juga sebagai ajang mengaktualisasikan diri demi masa depan yang cemerlang.

“Ukirlah prestasi, biarkan dunia mengenalmu karena prestasi atau karya yang kau berikan untuk daerah,” kata Umar mengutip pesan Abdul Gani Kasuba. “Berharap ini bukan hanya seremonial semata, namun terus dihadirkan dengan memperbaiki diri, mengevaluasi kekurangan-kekurangan demi peningkatan lebih baik lagi,” sambungnya.

Walikota Tidore Kepulauan, Ali Ibrahim menyentil perjalanan atau napak tilas 500 tahun ekspedisi Ferdinand Magellan. Dia mengatakan, peringatan perjalanan orang pertama yang berlayar dari Eropa ke barat menuju Asia itu diperingati pada 2021 mendatang dan Kota Tidore Kepulauan dinobatkan sebagai tuan rumah.

“Sudah banyak hal kita lalui, termasuk pertemuan yang kesepuluh dengan 30 walikota di Sevila, Spanyol 2019 lalu. Kami sudah siap menjadi tuan rumah yang terbaik,” tandasnya.

Sail Tidore kata Ali, ia bersama Gubernur Malut sudah menyerahkan Term Of Reference atau TOR kegiatan ke pemerintah pusat. Waktu pelaksanaan lebih kurang 45 hari itu membahas imbas balik pasca pelaksanaan. “Saya bersama Gubernur telah melakukan pertemuan dengan Menkomaritim untuk membicarakan terkait pasca Sail Tidore. Salah satunya ada tawaran untuk bangun jembatan penghubung antara Ternate dan Tidore,” akui Ali.

Rektor Unkhair Husen Alting mengatakan, peran mahasiswa dalam Sail Tidore wujud nyata kontribusi mahasiswa. Pelaksanaan Sail Tidore dalam padangan kampus menurutnya, bukan hanya untuk tidore tetapi Maluku Utara. “Ketika kita berbicara Sail Tidore itu kita berbicara Maluku Utara,” katanya.

Berharap Sail Tidore harus memiliki dampak ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Malut. Husen meminta agar APBD tidak hanya diperuntukan makan minum bagi para tamu, melainkan harus didorong dalam peningkatan fasilitas pengembangan ekonomi masyarakat. (na/red)
Komentar

Berita Terkini