Komisi IV Desak Gubernur Tindak Tegas Mafia Proyek

Editor: brindonews.com
Anggota DPRD Malut Abdul Malik Sillia 
SOFIFI,BRN - Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba diminta untuk menindak tegas oknum-oknum yang diduga sengaja menjualbelikan proyek yang ada di setiap dinas. 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara Abdul Malik Silia kepada wartawan via handphone, Rabu (12/2/2020) mengatakan, proyek pembangunan Ruma Sakit Chasan Boesoerie tahun 2018 menelan anggaran senilai 27,3 Miliar perlu ditelusuri, sebab diduga bermasalah pada pada saat tender. 

Menurut politisi PKB itu, awal proses tender ada dugaan permainan proyek. Pada 18 Mei 2018, pemenang tender tersebut mengeluarkan anggaran senilai Rp 1,5 Miliar untuk keperluan oknum-oknum dengan rician tersebut. Namun  setelah berjalan, pemenang proyek tersebut akhirnya di blacklist dari proyek, padahal sudah ada progress pekerjaan 10 persen.

Meski sudah di blacklist, yang bersangkutan akhirnya meminta kembali uang yang sudah dikeluarkan demi kepentingan oknum-oknum tersebut. “Ini menandakan proses tender proyek di Pemprov Malut harus diperbaiki, kalau tidak daerah ini akan hancur apabila mempertahankan oknum-okunm seperti ini”, tegasnya.

Lanjut dia, seharusnya gubernur sudah mengetahui masalah ini, sehingga dapat mencegah oknum-oknum yang sengaja melakukan transaksi jual beli proyek agar ke depan, tidak lagi terjadi. (tim/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini