Dukcapil Morotai Keluhkan Kekurangan Fasilitas Penunjang

Editor: brindonews.com


Kantor Dukcapil Kabupaten Pulau Morotai 


M O R O T A I, BRN – Meski di akui oleh Ombusman dan Lembaga Suwadaya Masyarakat (LSM),  Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil (Dukcapil) sebagai dinas dengan pelayanan terbaik terhadap masyarakat dibandingkan dengan dinas yang  lain di lingkup Pemkab Pulau Morotai. 

Sayangnya pengakuan yang terbaik itu tidak didukung dengan fasilitas petunjang. Pasalnya, fasilitas seperti server, computer, alat untuk perekaman E-KTP dan Kartu Keluarga (KK) dan fasilitas petunjang lainnya masih kurang. 

Kekurang fasilitas ini diakui langsung Kadukcapil Morotai, Rajak Lotar kepada wartawan media, bahwa di tahun 2019 Ombusman dan LSM melakukan penilaian terhadap puluhan dinas yang ada dilingkup Pemkab Pulau Morotai dinas yang dipimpinnya keluar sebagai yang terbaik. 

"Dari 15 SKPD hanya Capil yang di nilai baik oleh Ombusman dan LSM, tapi kami masih kekurang fasilitas petunjuk seperti server, komputer, alat perekaman E-KTP dan KK dan fasilitas pendukung lainnya.

Fasilitas yang di maksud sangat penting untuk menunjang sistem pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat. Fasilitas penunjang yang tersedia sekarang hanya sekitar 40 persen, itu artinya pemerintah daerah kurang perhatikan fasilitas penunjang yang ada di kantor Capil. 

"Kami hanya di kasih satu unit computer, satu unit perekaman E-KTP dan KK, kursi untuk masyarakat untuk ditempati saat berurusan di kantor juga masih kurang, seharusnya fasilitas yang kurang ini harus ditambah.  Saya pernah kasih solusi ke pak bupati agar masyarakat tidak lagi ke Kabupaten, kita harus pake alat server ADM, karena fungsinya dari alat ini sama seperti mesin ATM yang bisa digunakan dimana saja, Jadi kalau sudah ada alat ini, masyarakat ini hanya lapor di kepala desa, kemudian E-KTP dan KK langsung bisa dibuat, "imbuhnya. 

Untuk fasilitas yang kurang ini, kata dia, dari tahun ke tahun berulang-ulang kali diusulkan ke pihak yang berwewenang, sayangnya usulannya itu tidak diakomodir. 

Kata dia, pernah diminta server untuk perekaman E-KTP tetapi ahanya satu unit saja dan itu saat ini sudah tidak lagi normal,sebab sering. Jika alat tersebut ada di Llima Kecamatan, masyarakat yang membuat E-KTP tidak perlu lagi ke Kabupaten. Bukanya hanya itu saja,  Computer juga harus ditambah.

Meski fasilitas penunjang masih kekurangan, akan tetapi sistem pelayanan tetap berjalan lancar dalam rangka terciptanya pelayanan yang baik. “ Kami tetap melayani masyarakat dengan baik” paparnya.



Share:
Komentar

Berita Terkini