Tuntut Pelaku Pembunuhan Waci di Hukum Mati

Editor: brindonews.com
Masa aksi yang menggelar unjukrasa di depan Pengadilan Negeri Soasio, Tidore Kepulauan
TIDORE, BRN - Front Tragedi Kali Waci atau FTKW melakasanakan unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Soasio, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Rabu kemarin. Masa aksi terdiri dari beberapa elemen mahasiswa OKK dan OKP menuntut pelaku dugaan pembunuhan di Kali Waci dihukum mati.

Tuntutan itu punya alasan. Menurut mereka, pembunuhan di Kali Waci bukan kasus pertama, tapi suda 4 kali terjadi, dimulai 1985, 2013, 2016 dan 2019. Pembunuhan pertama menewaskan 1 orang yaitu Kasiruta Kantor, Arbaya Ahmad dan Adanan Ruba  (suami istri) pada 2013, Safrudin Matoa dan Boni Safrudin (ayah dan anak) di tahun 2016 dan di tahun 2019 merenggut nyawa 3 orang, yakni Habibu Salaton, Karim Abdurahman, dan Yusuf Halim.

Suswanto Marsaoly, koordinator aksi menyatakan, dasar tuntutan human mati tersebut mengingat para tersangka bukan suku togutil atau orang tobelo dalam, melainkan masyarakat yang sadar hukum dan berdomisili di pesisir Halmahera Timur.

“Ketika para pelaku didampingi penasehat hukum untuk memberikan eksepsi  (keberatan) saat sidang kedua di Pengadilan Negeri Soasio pada 30 Desember 2019, para pelaku mencoba mengaburkan fakta dengan berpura-pura tidak bisa berbahasa indonesia, sementara dalam masa penyidikan para pelaku dengan lincah menggunakan bahasa indonesia dalam memberikan keterangan pada tim penyidik,” terang Suswanto.

Para pelaku rencananya menjalani sidang lanjutan 13 Januari 2020 senin pekan depan. Karena itu dia meminta sidang dengan agenda pembacaan putusan ini hakim menerapkan pasal hukuman mati sesuai perbuatan pelaku.

“Selain tuntutan hukuman, FTKW memberikan ultimatum diantaranya mengimbau kepada penasehat hukum tersangka agar cukup memberikan hak hukum dan tidak mengaburkan perkara, meminta kepada jaksa penuntut umum untuk objektif menanggapi eksepsi penasehat hukum tersangka, dan mengimbau kepada majelis hakim menolak eksepsi,” katanya.
Share:
Komentar

Berita Terkini