Surat Penunjukan Langsung Dinas Pertanian Improsedural

Editor: brindonews.com


Kepala Biro Pengadaan Barang Dan Jasa Provinsi Maluku Utara, Saifuddin Djuba 


SOFIFI,BRN - Surat perintah Dinas Pertanian dengan lampiran pemberitahuan penunjukan langsung CV Manciamoy Mandiri sebagai pelaksana kegiatan pengembangan kawasan pisang di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) dinilai cacat hukum.

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Malut Saifuddin Djuba kepada wartawan, Senin (13/1/2020) mengatakan, seharusnya surat tersebut ditujukan ke pejabat pembuat komintem (PPK) Dinas, bukan Pokja.

Paket pelaksana pengembangan kawasan pisang di Halbar itu sudah dua kali lelang, akan tetapi gagal, dan itu dikembalikan ke Dinas untuk menentukan. Tetapi, tidak harus menunjuk dan menetapkan CV sebagai pemenang.

Apabila paket itu dijalankan, akan ada konseskuensi hukum, sebab surat yang ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertaninan Jabir Ibrahim itu improsedural, alias cacat hukum.

Terpisah, Kepala Inspekorat Malut Ahmad Purbaya mengatakan, informasi tersebut sudah diketahui dan akan dipanggil yang bersangkutan untuk menjelaskan alasan pembuatan surat tersebut. Meski begutu, harus ada aduan dari masyarakat secara resmi. “Intinya kami akan tetap panggil apabilah ada laporan dari masyaraka,ujarnya.

Surat tersebut dengan lampiran pemberitahuan penunjukan langsung, bernomor 520/tu/2077. Alasan penunjukan langsung bahwa, pisang Mulu Bebe merupakan prioritas dan komoditas strategis yang wajib dikembangkan sehingga tidak dapat ditunda pengembanganya, dan tidak cukup waktu lagi dilaksanakan tender seleksi.

Sementara Plt Kepala Dinas Pertaninan Malut Jabid Ibrahim saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (13/1/2020) mengatakan pakat tersebut tidak jalan, dan surat yang dia keluarkan itu dengan sendirinya gugur atau tidak berlaku (El/red)   

Share:
Komentar

Berita Terkini