Sekolah Legislator Ajang Perkuat ideologi Partai

Editor: brindonews.com
Abdul Malik Haramain
TERNATE, BRN - Wakil Sekertaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Malik Haramain membuka acara ‘Sekolah Legislator’ bagi anggota dewan PKB Maluku Utara, di Ballroom Grand Dafam Hotel, Rabu (29/1) sore. Serimoni yang dimotori Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Maluku Utara (DPW PKB Malut) itu sekaligus dirangkaikan dengan Konsolidasi Internal bertajuk ‘Merebut Kepemimpinan Parlemen Daerah’.

Abdul Malik Haramain mengemukakan, kegiatan untuk melatih para anggota DPRD dari PKB untuk bekerja sesuai titah partai, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat itu dilaksanakan dua hari yaitu 29-30 Januari 2020.

“Perolehan dari 12 ke 22 kursi hasil pemilu 2019, kita bisa menambah dengan kekuatan yang kita miliki. Kita optimis itu bisa dilakukan teman-teman, karena mesin kita dari tahun ke tahun semakin baik,” kata Abdul Malik dalam sambuntanya.

Dia mengatakan, sekolah legislator merupakan salah satu program PKB yang tujuannya untuk memperkuat ideologi, dan pengetahuan kompetensi atau keahlian atau capacity building anggota DPRD. Mantan Anggota DPR RI periode 2009-2014 daerah pemilihan Jawa Timur II itu mengingin anggota DPRD yang terpilih maksimal dalam menjalankan fungsi-fungsinya sebagai wakil rakyat mengawal aspirasi rakyat.

“Para Anggota DPRD ini dapat menjalankan fungsi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang dimilikinya. Dengan begitu, maka program-program kerakyatan APBD untuk rakyat bisa dimaksimalkan. Harus jadi anggota dewan militan,” tandasnya.

FOTO BERSAMA
Sekolah legislator itu untuk memperkuat sekaligus mempertegas tiga agenda perjuangan PKB dalam lima tahun mendatang. Pertama, menertibkan dan mengaktifkan semua struktur dari level anak cabang hingga pimpinan cabang. Kedua, menambah jumlah kursi parlemen di masing-masing daerah pemilihan, dan ketiga adalah membuat wakil rakyat PKB harus militansi dan tetap menjadikan ideologi rahmatan lil alamin sebagai panduan perjuangan.

Ketua DPW Malut, Jasri Usman menjelaskan, sekolah legislator merupakan satu agenda pengkaderan bagi anggota DPRD PKB seluruh Indonesia, tanpa kecuali Malut. Ini dilaksanakan dalam rangka untuk memberikan bobotan terhadap para anggota DPRD untuk selalu berkiprah sesuai dengan fungsi sebagai wakil rakyat.

“Akumulasi Anggota DPR PKB Malut sesuai dengan hasil pemilihan legislatif 2019 naik menjadi 22 dari 3 kursi pada pemilu 2009. Kenaikan signifikan juga terjadi pada pemilu 2014 yaitu 12 dari 3 kursi pemilu 2009. Itu artinya ada kenaikan 19 kursi dalam kurun waktu 10 tahun. Dan alhamdulillah, di pemilu 2019 kami mendapatkan kepercayaan dari masyarakat sebagai urutan kelima dari semua partai politik yang ada di Malut,” katanya.

Menurut Jasri, perolehan kursi hasil pemilu 2019 itu PKB menyumbang tiga unsur pimpinan DPRD, yaitu di Kota Ternate, Halmahersa Selatan, dan Hamlahera Barat. Selain itu ada penambahan jumlah kursi dari 2 menjadi 3 di Kota Tedore Kepulauan dan di Halmahera Utara dari 1 menjadi 3 kursi.

“Dengan modal yang demikian, PKB optimis bahwa pemilu 2024 minimal PKB di urutan tiga atau kedua, asalkan Wali Kota Ternate  dari PKB. Sebagai ketua DPW, melalui kegiatan ini saya berharap para anggota DPR mampu memberikan kontribusi yang nyata bagi kelangsungan organisasi ini. Karena di sinilah kita akan memberikan kepada masyarakat, melalui partai inilah kita akan memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” ujarnya. (na/brn/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini