Pemprov Hentikan Aktivitas Pertambangan Kubung

Editor: brindonews.com
Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku Utara Hasyim Daengbarang 


SOFIFI ,BRN – Dinas Pertambangan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Malut akhirnya menghentikan sementara aktivitas izin pertambangan rakyt di Desa Kubung Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Plt Kepala Dinas Esdm Hasyim Daengbarang kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (8/01/2010) mengatakan penghentian aktivitas sementara IPR berdasarkan hasil rapat bersama instansi teknis atas dasar laporan dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Nomor : S.239/K 19/TU/KSA/03/2019 tanggal 3 Mei, yang disertai dengan lampiran dokumen pendukung yang memiliki cukup bukti dan alasan kuat bagi pemerintah provinsi untuk melakukan penghentian sementara, sebagamana Pasal 53 Peraturan Menteri Nomor 26 tahun 2018.

Menurutnya, setelah menghentikan sementara IPR, Dinas Pertambangan ESDM akan berkoodinasi dengan tim penertiban IUP  untuk melakukan peninjauan di lokasi tersebut. Apabila ditemukan fakta-fakta sebagaiman laporan yang diperoleh dari BKSDA, maka akan diambil langkah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Perlu diketahui, IPR yang diperuntuhkan kepada Asosiasi Kelompok Kerja Masyarakat Bina Bersama sub kelompok Maju bersama berdasarkan Keputusan Gubernur Maluku Utara nomor : 172/KPTS/MU/2015, tanggal 30 Juni tahun 2015. IPR yang diperuntuhkan kepada asosiasi kelompok kerja masyarakat bina bersama sub kelompok mandiri sejahera berdasarkan Keputusan Hubernur Malut nomor : 173/KPTS/MU/2015 tanggal 30 Juni tahun 2015.

“Memang benar IPR ini mendapatkan ijin dari Pemerintah Provinsi Malut, akan tetapi aktivitas pertambangan tidak di lokasi IUP. Melainkan di wilayah konservasi. Olehya itu berdasarkan hasil keputusan rapat bersama instansi tekniis dengan di lampirkan berita acara nomor 540/579.1/2019. Mereka tidak melakukan aktivitas pertmbangan di wilayah IUP akan tetapi di areal korservasi dan itu melanggar aturan” katanya (red/El)

Share:
Komentar

Berita Terkini