Mantan Kepsek Diminta Segera Kembalikan Dana Bos

Editor: brindonews.com

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Jafar Hamisi 

SOFIFI,BRN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara meminta mantan Kepala SMA Negeri  23 Halmahera Selatan Ramli segera mengembalikan dana bantuan operasional sekolah (Bos) senilai Rp 98 juta. Sebab, dana tersebut bukan lagi kewenangan mantan kepsek.

Plt. Kepala Dikbud Malut Jafar Hamisi kepada wartawan, Senin (13/1/2020) di ruang kerjanya mengatakan, kewenangan dana bos pada Plt Kepsek, bukan lagi mantan Kepsek. Olehnya itu, dana bos yang sudah dicairkan segera dikembalikan ke Plt. Kepsek yang saat ini diberikan amanah oleh Dinas untuk menjalankan pendidikan di sekolah.

Menurutnya, kalau sudah tidak menjabat kepala sekolah, itu berarti semua tanggung jawab sekolah diserahkan ke Plt kepsek. Jangan menghambat aktivitas pendidikan di sekolah, apabila dana bos tidak dikembalikan, maka akan berurusan dengan hukum dan yang bersangkutan akan diberikan sanksi tegas.

"Kalau mantan Kepsek Ramli tidak mengembalikan dana bos triwulan IV tahun 2019 akan dilaporkan ke penegak hukum", tegasnya.

Sementara Plt Kepala SMAN 23 Halsel Asmar Lajio belum lama ini mengatakan, dana sekolah yang ada ditangan mantan Kepsek tersebut belum dikembalikan, sehingga mempengaruhi aktivitas belajar mengajar di sekolah. Jumlah dana sekolah yakni bos afirmasi senilai Rp 89 juta dan bos daera senilai 10 juta. Total dana bos yang ada di tangan mantan Kepsek senilai Rp 98 juta.

"Saya sudah pernah minta untuk dikembalikan, akan tetapi yang bersangkutan tidak mau tanpa alasan yang jelas,"ujarnya.(el/red
Share:
Komentar

Berita Terkini