Ajak Stakeholder Galakkan Penghijauan

Editor: brindonews.com
Kapolda Malut: Pohon Sebagai Investasi Penerus Bangsa

Foto Kapolda Malut, Brigjen Pol. Suroto menanam pohon usai memberikan sambutan di acara Polisi Peduli Lingkungan di Sofifi.
SOFIFI, BRN - Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Maluku Utara, Brigjen Pol. Suroto memimpin upacara penanaman pohon, Jumat (10/1) di  kawasan Sekolah Polisi Negara (SPN) Kelurahan Galala, Sofifi, Maluku Utara. Upacara bertajuk ‘Mari Selamatakan Bumi Kita Dengan Aksi Penanaman Pohon Sebagai Investasi Penerus Bangsa Polda Maluku Utara’ itu, menindaklanjuti program ‘Polisi Peduli Lingkungan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Idham Aziz. Turut hadir Pejabat Utama (PJU) Polda Malut serta sejumlah personil.

Suroto mengatakan, pohon yang ditanam itu sebanyak 3.500 bibit dari tujuh spesies pohon, yaitu durian (Durio zibethinus), ketapang (Terminalia catappa), tanjung/kerikis (Mimusops elengi), jabon merah atau samama (Anthocephalus macrophylla), nyatoh (Palaqium obtusifolium), gosale dan pala (Myristica sucredanea).

“Kegiatan yang sama dilakukan Polres Jajaran Polda Malut di 30 lokasi, meliputi mako polres, mako polsek, asrama polres, asrama polsek, sekolah, tempat ibadah dan taman kota. Jumlah total pohon yang di tanam sebanyak 7.375 pohon dengan 26 jenis pohon di lahan kurang lebih 39,5 hektar,” katanya. “Semoga kegiatan hari ini bermanfaat untuk kita semua dan menjadi catatan amal baik yang bernilai pahala,” lanjut kapolda.

FOTO BERSAMA
Suroto menjelaskan, kegiatan ini merupakan kepedulian polri terhadap lingkungan, yang semakin hari mengalami degradasi. Penebangan pohon secara liar atau tanpa memikirkan solusi pohon pengganti yang menggantikan fungsi pohon pendahulunya, memicu munculnya lahan kritis atau pengundulan hutan.

“Gunung-gunung gundul dan dapat mengakibatkan banjir. Oleh karena itu Polri melalui Program Kapolri melaksanakan program Polri peduli penghijauan,” katanya.

Dia menyatakan, pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, termasuk membersihkan udara dari partikel yang mencemari udara. Jenderal bintang satu di Mapolda Maluku Utara (Malut) ini mencontohkan, satu pohon setiap tahun menghasilkan 130 kilo gram oksigen (O2) dan mampu menyerap 1 ton gas karbondioksida. Juga menurunkan emisi gas rumah kaca yang berefek pada menurunkan pengaruh global warming atau pemenasan global.

“Selain itu, pohon juga menjadi solusi dalam mencegah bencana alam, seperti longsor, banjir dan kekeringan. Menanam pohon menjadi kontribusi kita yang nyata terhadap perbaikan lingkungan,” katanya.

Orang nomor satu di Polda Malut itu berpesan kepada seluruh masyarakat Maluku Utara untuk bersama-sama menjaga dan memelihara pohon yang sudah di tanam. Ini bertujuan agar pohon tumbuh subur, dan dapat bermanfaat maksimal bagi kehidupan.

“Dan lakukan sosialisasi pentingnya pelestarian hutan dan lingkungan kepada semua generasi bangsa, agar dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan serta mari kita menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk menggalakkan kegiatan-kegiatan terkait dengan lingkungan hidup,” kata kapolda mengajak. (na/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini