Warga Tolong Gugat PLN

Editor: brindonews.com
HITNO KOSSI
TALIABU, BRN - Warga Desa Tolong, Kecamatan Lede, Pulau Taliabu, Maluku Utara rencananya menggugat Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Bobong. Perihal gugatan itu karena warga menilai pihak PLN Ranting Bobong membohongi mereka.

Kuasa hukum warga, Hitno Kossi menjelaskan, gugatan perdata  class action ke Pengadilan Negeri Kelas II Bobong itu buntut dari janji perusahaan plat merah tersebut. “Pihak PLN meminta biaya pemasangan meteran. Namun setelah di bayar listrik tak kunjung menyala dan itu kurang lebih 6 tahun lamanya warga bersabar,” katanya.

Menurutnya, dasar yang yang diambil kliennya  sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Undang-undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. “Karena itu kiranya pihak PLN Ranting Bobong harus bertanggungjawab atas kerugian yang dialami kurang lebih 47 pelanggan,” terangnya.

Sekedar diketahui, persoalan ini bermula dari PLN Ranting Bobong meminta sejumlah uang dengan alasan biaya pemesangan meteran pada 2014 lalu. Namun hingga memasuki akhir 2019, sejumlah pelanggan yang sudah membayarpun belum menikmati listrik. Hingga berita ini diternitkan Direktur PLN Ranting Bobong belum memberikan tanggapan. (her/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini