Soal Haornas, Kejari Jadwalkan Panggil Sekkot Ternate

Editor: brindonews.com
Sekkot Ternate Mangkir Panggilan Pertama

KANTOR KEJARI TERNATE
TERNATE, BRN - Sekretaris Kota (Sekkot) Ternate, M. Tauhid Soleman mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Senin kemarin. Bakal calon wali kota itu di panggil untuk dimintai keterangan menyangkut dugaan kasus tindak pidana korupsi Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2018.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Ternate, Edri Addyantoh Pontoh menjelaskan, pemanggilan tersebut  kaitannya dengan penyilidikan tindak pidana korupsi atau tipikor anggaran haornas. Selain diketahui tempo itu menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate, dasar dilakukan panggilan selain mencari tahu menyangkut pengganggaran yang bersumber  dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

Menurut Edri, panggilan tersebut bukan panggilan klarifikasi. Alasan belum dipenuhinya panggilan karena M. Tauhid Soleman masih berada di luar daerah. “Pak seskot telepon dan mengatakan kalau masih berada di luar kota, karena itu belum bisa memenuhi panggilan,” kata Edri, Rabu (18/12).

Edri mengatakan, akan menjadwalkan memanggilan kembali M. Tauhid Soleman. Panggilan itu masih mengenai dugaan tipikor anggaran haornas 2018. “Karena kami ingin tahu soal penambahan anggaran itu seperti apa, karena pengajuan dari Dinas pemuda dan olahraga kemudian pengesahannya di DPRD melalui tim BPKAD,” katanya.

Selama penyelidikan pihak kejari sudah mengantongi beberapa alat bukti baik dari anggaran pendapatan belanja (APBN) negara maupun APBD. Dalam kasus ini, ada dua sumber aliran dana yaitu Rp2,5 miliar bersumber dari APBN dan APBD senilai Rp2,8 miliar. (brn)
Share:
Komentar

Berita Terkini