|

Lima Tahun Pemprov Cicil Bunga Pinjaman


Iklustrasi

SOFIFI,BRN  Selama lima tahun pemerintah provinsi wajib menyelesaikan bunga pinjaman senilai Rp 90 Miliar. Bunga ini diobayar sesaui dengan pinjaman ke SMI senilaiRp 500 Miliar.

Pembayaran bunga pinjaman berlaku mulai tahun 2020, atas persetujuan bersama dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (deprov) dan pemerintah provinsi

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Provinsi Maluku Utara Bambang Hermawaan saat dilonfirmasi wartawan via telpon seluler, Rabu (4/12/2019) mengatakan bahwa skema pengembalian selama lima tahun dengan masa tenor satu tahun dengan cicilan pembayaran setiap tahun.”skema pengembalian ini selama lima tahun, dengan system pembayaran di cicil setiap tahun.

Bambang mengaku pembayaran pengembalian pinjaman daerah ini dipisah antara pembayaran bunga pinjaman dan pengembalian pokok, bunga pinjaman 7 persen dari nilai pinjaman daerah, sementara pengembalian pokok pinjaman terhitung 4 tahun mulai tahun 2021.
” skema, lima tahun namun dengan masa tenor satu tahun, untuk pokok terhitung mulai tahun 2021-2024 sementara bunga terhitung mulai tahun 2020-2024 dengan total bunga 90 meliar dibayar setiap tahun, namun ini baru skema, dan saat ini sedang dievaluasi di Kemendagri,”ungkapnya.

Mantan Penjabat Sekprov Malut itu mengaku meskipun pinjaman daerah ke SMI senilai Rp 500 miliar  ini sudah disetujui oleh Deprov melalui paripurna DPRD Malut, namun sampai saat ini dana pinjaman itu belum masuk ke kas daerah.” belum ada dana masuk sebab masih tahap tahap koordinasi dengan Kemendagri.(el/red)

Komentar

Berita Terkini