Klien Rehabilitasi Sukarela Meningkat

Editor: brindonews.com
Kepala BNNP Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol. Edi Swasono
TERNATE, BRN - Jumlah pecandu narkoba yang direhabilitasi secara sukarela terus meningkat. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara mencatat per Desember 2019 sebanyak 50 klien.

Kepala BNNP Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol. Edi Swasono menjelaskan,
dari 50 klien yang direhab itu meliputi 10 pecandu melaporkan diri secara sukarela untuk direhabilitasi dan 24 lainnya dijangkau saat tim konselor adiksi dan fasilitator melakukan Skrining Intervensi Lapangan (SIL). “Dari 50 itu satu diantaranya dirujuk rawat inap karena tingkat adiksinya cukup parah. Ini merupakan capaian awal bulan hingga Desember 2019,” kata Edi.

Orang nomor satu di lingkup BNNP Malut ini mengatakan, sedangkan klien lainnya buah dari pengungkapan kasus narkotika baik ditangni Polda maupun BNNP Malut. “Pengungkapan ini terdapat 16 orang pecandu. Capaian rehabilitasi ini tak terlepas dari semakin tinggi kesadaran masyarakat di Maluku Utara, bahwa pecandu adalah korban yang harus direhabilitasi,” katanya.

Menurut Edi, fungsi rehabilitasi sebagai langkah kuratif dan merupakan strategi menurunkan deman atau permintaan akan narkoba. Langkah ini guna memalisir pengguna agar tidak terpengaruh walaupun suplai narkoba mengalami peningkatan.

Target rehabilitasi harus naik saking bertambahnya pengguna narkoba. Berdasarkan hasil survei, jumlah pengguna narkotika mencapai 13.181, sementara langkah nantinya akan dilakukan lebih mengarah ke sosialisasi lebih intens dengan melibatkan unsur masyarakat.

“Selain itu pecandu yang telah direhabilitasi akan tetap di jaga agar tidak kambuh, dan di 2020 akan ada agen pemulihan untuk memastikan pecandu yang telah direhabilitasi tidak kambuh,” terangnya. (brn)
Share:
Komentar

Berita Terkini