|

Inspektorat Pultab Kantongi Hasil Audit Dugaan Penyalahgunaan DD dan ADD Loseng

Djufri Syahrudin
TALIABU, BRN - Inspektorat Pulau Taliabu (Pultab) akhirya mengantongi hasil audit dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa Loseng, Kecamatan Taliabu Timur Selatan, Pulau Taliabu, Maluku Utara. Pihak inpektorat mengakui bahkan data yang dikantongi itu mulai dari pelanggaran adminstrasi sampai pada fisik.

Inspektur Inspektorat Pulau Taliabu, Djufri Syahrudin menyatakan, progres pengumpulan hasil audit dugaan penyalahgunaan mencapai 98 persen. Meski mengklaim sudah mencapai 98 persen, Djufri menyebut pihak inspektorat belum membawa ke ranah hukum. Ranah hukum boleh dilakukan kalau sudah disampaikan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus guna menindaklanjuti. “Belum langsung direkomendasikan ke penegak hukum, sebab masih harus tunggu pimpinan daerah (bupati) untuk disampaikan,” katanya.

“Sementara ini menunggu pak bupati datang baru torang (kami) laporkan, bahwa ini tinggal finalisasi. Kemarinkan torang kekurangan data dan harus kita kroscek lagi,” tambahnya.
Djufri mengatakan, dugaan penyalahgunaan ADD dan DD Loseng sudah masuk ranah hukum. Penegak hukum sendiri sudah memberi warning. “Olehnya itu hasil auditnya harus benar-benar cermat, tepat dan hati-hati. Dan kalau hasil audit ini kemudian secara presentase maka harus 98 persen,” jelasnya.

Menurutnya, pihak inspektorat tidak mau terburu-buru membeberkan hasil audit. Langkah itu bagi dia, persoalan hukum kalau ditangani tanpa data yang kuat, maka akan bisa dipraperadilankan. “Kalau data kita tidak kuat, otomatis dengan sendirinya gugur dan pasti prosesnya mandek. Itu sebabnya, harus butuh hasil audit yang akurat yang tidak bisa diganggu gugat,” terangnya.

Selanjutnya hasil audit diserahkan Penyidik Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Sula (Kepsul). Namun saat ini bukti belus bisa diserahakn karena masih menunggu Aliong Mus. “Diserahkan untuk dilaporkan ke Penyidik Polres Kepsul dan itu tidak butuh waktu yang tidak cukup lama, karena tinggal tunggu pak bupati datang,” katanya. (her/red)
Komentar

Berita Terkini