|

Anggaran Pengamanan Pilkada Halbar Belum Jelas

Kapolres Halbar AKBP Aditya Laksimada
JAILOLO, BRN - Memasuki tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 tidak hanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang dituntut memersiapkan diri, Kepolisian Resort (Polres)  sebagai penanggung jawab keamanan juga dituntut memberikan pengamanan jalannya Pilkada

Hingga saat ini, Anggaran Pengamanan untuk Pilkada 2020 di kabupaten Halmahera Barat (Halbar) belum ada kepastian. Hal ini disampaikan langsung  Kapolres Halbar AKBP Aditya Laksimada kepada wartawan Selasa (03/12/3019).

Menurutnya, meskipun anggaran pengamanan Pilkada 2020 di Halbar sudah diusulkan 6,7 miliyar, akan tetapi sampai saat ini belum ada informasi diperoleh.

" Anggaran pengamanan Pilkada yang kami usulkan senilai Rp.6,7 milyar dan belum ada kepastian sampai saat ini. Mungkin saja Pemda Halbar dan pihak penyelenggara masih melakukan pembahasan anggaran yang dialokasikan sehingga belum ada kejelasan soal anggaran pengamanan Pilkada, " Ujarnya.

Kata dia, Pemda atau pihak penyelenggara masih ada kesibukan sehingga belum sempat dibahas bersama tetapi usulan sudah anggaran tersebut sudah disampaikan ke Pemda Halbar.

" syukur kalau anggaran yang diusulkan diakomodir semua, kalaupun tidak, tentunya perlu rasionalisasi anggaran yang tetap untuk mengedepankan pengawasan yang maksimal, " Pungkasnya.

Ketika disentil apakah ada keterlambatan anggaran pengamanan yang bisa saja molor sampai di tahun 2020  dirinya mengatakan ada mekanisme yang akan dirasionalisasi, dimana ada kegiatan yang tidak perlu ada pengamanan polri maka jumlahnya akan dikurangi.

" intinya rasionalisasi kegiatan disesuaikan dengan besaran anggaran karena anggaran dipastikan masuk di 2020 bukan di 2019. (Yadi/red)

Komentar

Berita Terkini