Polisi Bekuk Oknum PNS DPMD Tikep

Editor: brindonews.com
Ditangkap Karena Terlibat Kasus Narkotika

Tersangka dan barang bukti ikut dihadirkan dalam jumpa pers. 
TERNATE, BRN - Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Maluku Utara (Polda Malut) kembali mengungkap penyalahgunaan narkoba. Sebanyak tiga tiga tersangka diamankan dalam kasus yang diungkap pada November 2019.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Malut, Ajun Komisaris Besar Polisi atau AKBP Adip Rojikan mengatakan, tiga tersangka itu diantaranya SB alias Y (32), FP alias R (32) dan KRS Alias O (33).

Adip menjelaskan, SB ditangkap pada 4 November 2019 sekira pukul 00.30 WIT malam di seputaran Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas II A Ternate. Dari tangannya polisi menemukan dua sachet plastik sedang narkotika jenis ganja kering berat 20,91 gram, satu buah batu, satu buah kaos oblong warna hijau, dan satu buah HP Xiaomi hitam.

Penangkapan kembali dilakukan. Kali ini petugas membidik FP alias R, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Tidore Kepulauan. Menurut Adip, FP ditangkap pada 18 November 2019 sekira pukul 04.45 WIT dinihari.

“Ditangkap di belakang Eks Kantor Walikota Ternate, dengan barang bukti 1 sachet kecil plastik bening berisi ganja kering dengan berat kuran lebih 1,09 gram,” kata Adip saat jumpa pers di Polda Malut, Selasa (26/11). “Dihari yang sama polisi menangkap tersangka KRS alias O sekira pukul 13.00 WIT,” sambungnya.

Adip mengatakan, tersangka O merupakan honorer di Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol-PP Kota Ternate. Dia ditangkap di rumahnya atau tepatnya di Kelurahan Maliaro, Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara.

“Delapan linting ganja kering yang di isi dalam bungkusan rokok Marlboro merah dengan berat kurang dari 3,15 gram berhasil berhasil diamanakan. Selain itu 2 sachet kecil plastik bening berisi ganja kering yang simpan dalam bungkusan rokok surya dengan berat kurang lebih 1,79 gram, kemudia 1 buah kertas tembakau manis merek narayana, dan 3 pak plastik kecil warna bening serta satu buah handphone Xiaomi Note IV hitam,” jelasnya.

Terhadap tersangka SB dikenakan Pasal 111 ayat (1) dan 114 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. FP dikenai Pasal 114 ayat (1) dan 111 ayat (1), tersangka KRS disangkakan Pasal 111 ayat (1) dan 114 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Direktorat Reserse Narkoba Provinsi Malut untuk menjalani proses hukum selanjutnya,” sambungnya. (brn)
Share:
Komentar

Berita Terkini