|

Kejati Malut Didesak Tuntanskan Kasus Waterboom

Masa Aksi di Depan Kejati Malut


TERNATE BRN - Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) menggelar demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut, Senin (04/11), terkait kasus dugaan korupsi lahan Waterboom pada 2011 yang diduga melibatkan Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman.

Aksi demonstrasi yang dilengkapi sound system, membentangkan spanduk bertuliskan “Kejati Malut segera tuntaskan dugaan kasus Waterboom dan pengadaan lahan perikanan. KPK segera ambil alih kasus Waterboom.”

Koordinator lapangani (Korlap) Yuslan Gani mengatakan, massa aksi mendesak Kejati Malut menuntaskan kasus dugaan tindak pidana korupsi pembebasan lahan 2,4 hektar di Waterboom. Yang telah merugikan keuangan negera senilai Rp 3,3 miliar,dan segera melakukan penahanan secara paksa Wali Kota Ternate.

"Pihak Kejati Malut sesegara mungkin menindaklanjuti putusan Mahkama Agung untuk mengusut lebih jauh keterlibatan Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman,"pekik Yuslan dalam orasinya. Jika tuntutan tidak indahkan, GPM bakal mengkonsoldasi massa yamg lebih banyak lagi untuk memboikot Kantor Kejati Malut.

"Kasus pembebasan lahan Waterboom dan dugaan kasus pembebasan lahan perikanan nusantara segera di tuntaskan,”tutupnya (Shl)


Komentar

Berita Terkini