|

Kejari Tahan Terdakwa Persetubuhan Dibawah Umur

KANTOR KEJARI HALBAR
HALBAR, BRN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Barat menahan  
Antonius Segil alias Anto (19), terdakwa dugan kasus persebutuhan anak dibawah umur, Jumat (1/11). Ia ditahan setelah Kejari menerima berkas tahap dua dari penyidik Polres Halbar.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Halbar, M. Asyhari Waisale mengatakan, Anto ditahan guna dilakukan penuntutan. Dari hasil pemeriksaan berkas tahap II, terdakwa beserta barang bukti, diperoleh bukti yang cukup. “Terdakwa telah melakukan tindakan pidana persetubuhan anak dibawah umur sehingga dilakukan penahanan,” katanya.

Ashari menyebut, ditahannya Anto berdasarkan surat perintah penahanan Kepala Kejari Halbar Nomor: Print-310/Q.2.17.3/Euh.2/11/2019 tertanggal 01 November 2019. Dia ditahan selama 20 hari terhitung sejak tanggal ditetapkan.

Penuntutan nanti Anto dituntut 15 tahun bui. Masa hukuman itu tertuang dalam Pasal 82 ayat (1) junto Pasal 76E atau Pasal 81 ayat (1) junto Pasal 76D atau Pasal 81 ayat (2)  UU Reublik Indonesia Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang Republik Indonesia (RI) Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Halbar, Brigpol Abdurahman Kaplale menyatakan, tersangka sebelumnya menjadi buronan lantaran kabur ke Manado, Sulawesi Utara. Warga Desa Peot, Kecamatan Sahu ini akhirnya ditangkap di daerah Tomohon dibekuk pada esok harinya atau sehari setelah sampai di Manado. (haryadi/red)
Komentar

Berita Terkini