|

Dua Tersangka Kasus Pembunuhan Titi Gorda Ditahan

Dua Tersangka Kasus Pembunuhan Titi Gorda Ditahan

TERNATE, BRN - Jaksa Penuntut Umu (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate resmi menerima tahap dua atau penyerahan tersangka dan barang bukti kasus pemubunuhan pemilik Toko Citra Indah Forniture, Titi Gorda dari penyidik Polres Ternate, Kamis (07/11/2019).

Ada dua tersangka dalam tahap ini, mereka masing-masing Hendrik Gorda alias Hendrik dan Susana The alias Susana yang tak lain adalah anak dan istri dari Titi Gorda. Keduanya disangkakan sebagai otak penggerak dibalik tragedi pembunuhan pada 15 Desember 2015 kala itu.

“ Jadi hari ini polisi (penyidik.red) sudah serahkan tahap duanya. Ini sudah masuk pada tahap tuntutan. Selanjutnya jaksa limpahkan ke Pengadilan Negeri Ternate untuk proses persidangan dengan upaya dipercepat untuk proses persidangan,” kata Kasi Pidum Kejari Ternate, Pardi Mutalib, kepada wartawa usai menerima tahap dua.

Menurutnya, tersangak atas nama Hendrik Gorda alias Hendrik dan Susan dengan Pasal yang disangkakan pasal 340 atau pasal 338 junto pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Kedua tersangka ditahan selama 20 hari untuk proses sidang dengan alasan subjektif maupun produktif berdasarkan pasal 20 KUHP maupun pasal 21 KUHP dengan acaman hukumannya lebih dari 5 tahun,

Sementara itu, Kuasa Hukum kedua tersangka, Fahrudin Maloko ketika dikonfirmasi meyakini kalau kliennya tak bersalah atas kasus tersebut dan akan melakukan upaya hukum.

“ Upaya hukum  nini anti kita lihat dalam persidangan seperti apa. Pastinya kami berkeyakinan bahwa klien kami tidak bersalah. Nanti di fakta persidangan baru kita lihat. Pada prinsipnya klien kami jalani proses secara progratif, tingkat penyidikanpun korporatif, hingga tingkat penuntutan, ” katanya penuh keyakinan.

Kata dia, seseorang dinyatakan bersalah setelah ada putusan pengadilan. “ Jadi kita kedepankan dan tegakan asas praduga tak bersalah dan Kami berhadap publik juga menegakkan asas praduga tak bersalah, ” tandasnya

Sekadar untuk diketahui,  kasus pembunuhan pemilik Toko Citra Indah Forniture yang terletak di Kelurahan Gamalama, Kecamatan Kota Ternate Tengah itu terjadi pada Desember 2015 silam.

Lanjut dia, kasus tersebut sempat menjadi perhatian publik karena otak dibalik pembunuhan belum diketahui secara pasti, meski sudah ada satu terpidana yakni La Rumpi La Mona La Dansa alis Adit selaku sang eksekutor telah di jatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Negeri (PN) Ternate pada 2016 silam.


Dalam fakta persidangan, Adit di PN Ternate sebelumnya, juga tercatat dua nama yang diduga menjadi otak dibalik pembunuhan sadis itu yakni Suzanna The selaku istri korban dan Hendrik Gorda selaku anak korban. (Shl/red)
Komentar

Berita Terkini