|

Dua OPD Akui Usaha Galian C di Bobong Belum Kantongi Ijin

ILUSTRASI GALIAN C
TALIABU, BRN - Kabar dugaan sejumlah usaha penambang galian C di Bobong, Pulau Taliabu, tidak punya ijin yang sempat dienduskan beberapa hari terakhir menemu titik terang. Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) dan Lingkungan Hidup, Pulau Taliabu mengakui semua usaha tambang galian C di Bobong tidak memiliki ijin, baik itu lingkungan maupun dokumen upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup atau UKL-UPL.

Kepala Disperkim Pulau Taliabu, Arwin Tamimi mengaku, belum pernah ada perusahaan penambang galian C menemuinya untuk meminta rekomendasi izin lingkungan, perihal persyaratan ke pengurusan izin galian C atau penerbita surat pernyataan pengelolaan lingkungan (SPPL ).

“Kalau galian C seingat saya SPPL tidak pernah dikeluarkan/diterbitkan dan tidak ada yang ajukan itu, yang banyak hanya pangkalan minyak,” akui Arwin kepada brindonews.com, Selasa, (19/11).

Pengakuan serupa diutarakan Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Pengelolaan Dinas Lingkungan Hidup Pulau Taliabu, Hayatudin Fataruba. Hayatudin mengatakan, meski baru saja pisah nomenklatur bersama disperkim, pihak lingkungan hidup prinsipnya menunggu ijin lingkungan yang diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

“Ketika sudah ada ijin, dokumen UKL dan UPL di masukkan ke kami untuk di evaluasi ijin lingkungannya. Pemberian sanksi administrasi sampai pencabutan ijin kalau ditemukan ada ketidaksesuaian,” katanya.

“Dinas lingkungan hidup baru beberapa bulan pisah dengan Disperkim. Semua data atau arsip menyangkut aktifitas galian C masih ada disana (disperkim). Kalau Pak Arwin bilang belum ada berarti memang benar adanya,” tambahnya. (her/red)
Komentar

Berita Terkini