|

Pemprov Kehilangan Cara Tarik Mobdin Mantan Wagub dan Sekda

Ilustrasi Mobil Dinas


SOFIFI,BRN - Bisa di bilang pemerintah provinsi Malut saat ini kehilangan cara untuk menraik asset berupa mobil yang saat ini di masih dikuasai mantan Wakil Gubernur, M Natsir Thaib dan mantan Sekda yakni Abdullah Madjid dan Muabdin Hi Rajab. Buktinya mobdin tersebut belum di kembalikan.  

Ketiga mantan pejabat hingga saat ini masih menggunakan mobil milik pemerintah, sebab pemprov malut belum bisa menarik asset dengan berbagai macam pertimbangan. Peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 84 tahun 2014 tentang penjualan barang milik negara/daerah berupa kendaraan perorangan dinas. Setiap Aparat Sipil Negara bisa mendapatkan mobil dinas melalui pelelangan dari pengelolaan Barang milik negara/daerah.

Kepala Biro Umum Setda Malut, Jamaluddin Wua kepada wartawan di ruang kerjanya Senin (7/10/2019) mengaku tidak bisa berbuat banyak terkait dengan ketiga unit mobil yang saat ini masih di pakai tiga mantan pejabat yakni Muabdin, Abdullah Madjid dan M Natsir Tahib.

Menurutnya, ketiga pejabat itu dirinya tidak bisa berkomentar banyak sebab ada atasan yakni Asisiten gubernur dan penjabat sekda Bambang Hermawan yang memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan.

“ Saya hanya biro yang tidak punya kewenangan penuh untuk menyampaikan komentar. Ketiga pejabat itu kan mantan atasan saya jadi alangkah baiknya penjabat sekda yang memberikan keterangan” .

Terpisah penjabat sekda malut bambang Hermawan kepada wartawan via handphone mengatakan, untuk saat ini tidak langsung ditarik, akan tetapi harus di lakukan secara persuasive. Sebab biaya pemeliharaan mobdin tersebut di biaya oleh masing-masing pejabat yang saat ini masih menggunakan asset pemprov.

“ nanti di hitung dulu berapa biaya oprasional yang di keluarkan secara pribadi dan akan di ganti oleh pemprov, setalah itu mobdin tersebut di tarik” katanya. (nr/red)  

Komentar

Berita Terkini