|

Dua Pasar di Morotai Berubah Tempat Jemuran Warga



MOROTAI, BRN - Dua bangunan pasar di Desa Tiley Kusu, Kecamatan Morotai Selatan Barat (Morselbar) berubah fungsi. Pasar yang sejatinya tempat perputaran ekonomi ini malah jadi tempat jemuran pakain warga setempat.

Kondisi bangunan dan tidak beroperasinya pasar menjadi alasan warga. Fasila (40), salah satu warga Tiley Kusu menyebut, alasan dijadikan tempat jemuran pakaian di kedua bangunan pasar yang di bangun tahun 2017 dengan nilai enam ratus juta rupiah itu lantaran tidak ditempati penjual.

Faisal mengatakan pemandangan tersebut sudah berlangsung lama. “Pasar ini tidak difungsikan karena tidak ada warga yang mau berjualan disitu. Masyarakat disini lebih senang kalau bajual (berjualan) rica (cabai) dan tomat di depan rumah. Jadi orang di sini (warga Tiley) malas kalau jualan disitu (pasar),” ucapFaisal.

Faisal mengaku kedua pasar tersebut pernah difungsikan. “Dfungsikan sekitar satu bulan, tapi setelah itu tidak lagi,” katanya.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindagkop Pulau Morotai, Hamima Hamisi dikonfirmasi mengatakan, alasan tidak lagi difungsikan karena masyarakat memilih berjualan di depan rumah masing-masing.

Hamima mengemukakan, intansinya sudah mensosialisasikan dalam rangka meningkatkan kesadaran warga , terutama para pedagang atau penjual di lima kecamatan Pulau Morotai. Poin sosialisai, kata Hamima, mengajak masyarakat yang masih berjualan di tiap-tiap rumah agar kembali dan menempati pasar yang disediakan.

“Kami butuh pemerintah desa juga punya peran aktif mendorong kesadara warga di masing-masing desa. Kalau sinergitas ini terjalin baik, saya yakin semua pedangan akan kembali menempati pasar,” harapnya. (fix/red)
Komentar

Berita Terkini