Dinkes Halbar Larang Pemakaian Alkes Yang Mengandung Mercury

Editor: brindonews.com
Kepala Seksi Kefarmasian Alat Kesehatan Dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) Tina Kurniasari 


HALBAR, BRN- Kementerian Kesahatan Republik Indonesia mengeluarkan edara pelarangan penggunaan alat kesehatan (alkes) jenis tensimeter air raksa serta termometer air raksa yang sering digunakan tenaga medis saat memeriksa pasien.

Kepala Seksi Kefarmasian Alat Kesehatan Dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) Tina Kurniasari menjelaskan, larangan penggunaan alat kesehatan tersebut mengingat penggunaan dua alat kesehatan tersebut mengandung mercury sehingga membayakan kesehatan pasien.

" Penggunaan alat kesehatan hanya diperbolehkan dengan jenis Airu dan jenis Digital". Ujar Tina.

Untuk larangan ini juga sudah di sampaikan ke seluruh Puskemas, terkecuali wilayah-wilayah terpencil yang memang sulit dijangkau, itu masih diberikan toleransi". Jelasnya.

Keberadaan dua alat itu lanjut dia, ada sebagian sudah ditarik selanjutnya disimpan digudang dan bakal dimusnahkan dengan menggandeng intansi teknis terkait.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Halbar sendiri lanjut dia juga telah menindak lanjuti adanya pelarangan obat-obatan yang dilarang oleh BPOM RI diantaranya jenis Ranitidine cairan injeksi 25 mg/ml kemudian zantac cairan injeksi 25 mg/ml, Rinadin sirup 75 mg/5 ml, indoran cairan injeksi 25 mg/ml.

Larangan peredaran jenis obat-obatan tersebut berdasarkan penjelasan BPOM RI terkontaminasi N-Nitrosodimethylamine (NDMA).

"Untuk peredaran jenis-jenis obat itu kami juga sudah tindak lanjuti dengan turun langsung ke Apoteker di Halbar dan dipastikan tidak ada yang beredar. Memang jenisnya ada hanya saja tidak katagori nomor Bets sebagaiamana yang dilarang". Pungkasnya.(Yadi/red).

Share:
Komentar

Berita Terkini