|

Bendahara Pengeluaran Dinas Pertanian Halut Resmi di Tahan




Tersangka Menggunakan Baju Tahanan
HALUT BRN – Bendahara pengeluaran Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara tahun 2015 berinisial AN resmi di tahan Kejaksaan Negeri (Kejati) Halmahera Utara (Halut) Jumat (18/10/2019)

Berdasarkan surat Perintah Penyidikan Nomor: PRINT - 1d/Q.2.12/Fd.1/08/2019, tersangka di duga melakukan penyalahguinaan dana urusan wajib pada dinas pertanian senilai Rp 236.807.300  

Kejaksaan Negeri (Kajari) Halut I Ketut Terima Darsana kepada wartawan mengatakan hari ini pihaknya melakukan penahanan terhadap AN atas kasusu dugaan tindak pidana korupsi dana rusan wajib pada Dinas Pertanian Kabupaten Halut

"Iya hari ini kami melakukan penahanan tersangka mantan bendahara dinas Pertanian," Kata I Ketut melalui sambungan telepon

Dugaan kasus tindak pidana korupsi tersebut berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Investigasi Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI). "Kasus ini berdasarkan laporan hasil investigatif BPK RI," Akunya

Dirinya menegaskan pasal yang di sangkakan pada tersangka yakni Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi subsidair Pasal 3 Jo.

"Atau Pasal 9 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 ttg Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," Tegasnya

Paska melakukan penahanan, tersangka langsung digiring ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tobelo. " Kami langsung membawa ke Lapas Kelas IIB Tobelo," Akunya

Terpisah, Kepala Lapas Kelas IIB Tobelo kepada wartawan membenarkan pihaknya menerima tersangka kasus dugaan korupsi dari Dinas Pertanian Halut

"Iya ada tersangka kasus kuropsi dari dinas Pertanian," Singkat dan mengakhiri (Shl/red)

Komentar

Berita Terkini